www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kabar Bahagia dari Tesso Nilo, Anak Gajah Jantan Lahir dengan Berat 129 Kg
Selasa, 29 September 2026 - 15:34:15 WIB
Momen bahagia di TNTN, gajah binaan Lisa kembali melahirkan anak jantan (foto/int)
Momen bahagia di TNTN, gajah binaan Lisa kembali melahirkan anak jantan (foto/int)

PELALAWAN - Kabar bahagia datang dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Seekor anak gajah sumatera berjenis kelamin jantan lahir dalam kondisi sehat dari induk gajah binaan bernama Lisa di Camp Elephant Flying Squad (EFS), SPTN Wilayah I Lubuk Kembang Bunga, Kabupaten Pelalawan.

Anak gajah tersebut lahir secara mandiri pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Hanya sekitar 20 menit setelah dilahirkan, bayi gajah itu sudah mampu berdiri dan menopang tubuhnya sendiri.

Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sutmantoro, mengatakan proses kelahiran berlangsung lancar. Lisa yang kini berusia 45 tahun juga berhasil melahirkan tanpa bantuan langsung dari tim.

"Alhamdulillah, proses kelahiran berjalan lancar. Anak gajah lahir dalam kondisi sehat dan sekitar 20 menit setelah lahir sudah bisa berdiri," ujar Heru, Selasa (29/9/2026).

Kelahiran tersebut menjadi momen istimewa karena merupakan kelahiran keenam bagi Lisa. Lebih menarik lagi, anak gajah jantan tersebut merupakan hasil perkawinan antara Lisa sebagai gajah binaan dengan gajah liar.

Menurut Heru, kelahiran ini menunjukkan adanya proses reproduksi antara populasi gajah binaan dan gajah liar yang berlangsung di kawasan TNTN.

Sebelum proses persalinan, kondisi Lisa telah dipantau secara intensif oleh tim yang terdiri dari mahout atau pawang gajah, dokter hewan dan perawat satwa.

Pemantauan dimulai sejak Minggu (27/9/2026), setelah tim menemukan sejumlah tanda yang menunjukkan Lisa akan segera melahirkan. Di antaranya pengerasan pada bagian mammae atau kelenjar susu serta perubahan perilaku berupa kegelisahan yang semakin meningkat.

Memasuki Senin pagi, pergerakan Lisa mulai melambat. Tim kemudian meningkatkan intensitas pemantauan hingga akhirnya proses persalinan berlangsung pada malam hari.

Sekitar pukul 19.20 WIB, atau 20 menit setelah dilahirkan, anak gajah jantan tersebut sudah mampu berdiri tegak. Kondisi fisiknya juga dinilai baik.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi gajah dalam kondisi sehat. Anak gajah tersebut memiliki tinggi 96 sentimeter, panjang badan 101 sentimeter, lingkar dada 125 sentimeter, suhu tubuh 36 derajat Celsius dan berat sekitar 129 kilogram.

Pasca-kelahiran, pengawasan terhadap Lisa dan anaknya masih dilakukan secara intensif selama 24 jam. Tim medis bersama para mahout memastikan bayi gajah mendapatkan asupan air susu dari induknya sekaligus memantau kondisi fisik keduanya.

Bagi Balai Taman Nasional Tesso Nilo, kelahiran anak gajah ini menjadi tambahan penting dalam upaya menjaga keberlangsungan populasi gajah sumatera yang menghadapi berbagai ancaman di habitat alaminya.

Heru juga menyampaikan apresiasi kepada para mahout, tenaga medis satwa dan seluruh tim lapangan yang terlibat dalam pemantauan hingga proses kelahiran berlangsung dengan aman.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Oknum Ahli Waris klaim lapak di Pasar Simpang Baru Panam, Pekanbaru dan minta bayar jutaan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Ratusan hewan peliharaan di Riau dapat vaksin rabies gratis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)204 Hewan di Riau Divaksin Rabies Gratis, 170 di Antaranya Kucing
Rapat persiapan Festival Bintang Radio dalam rangka HUT ke-27 Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Bukan Sekadar Hiburan, Bintang Radio Disiapkan Jadi Panggung Talenta Lokal Kuansing
Harga TBS sawit mitra swadaya di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)CPO Turun Rp143,63, Harga TBS Sawit Mitra Swadaya di Riau Terkoreksi
Pemerintah dan warga Dayun Siak bentuk tim gabungan cegah Karhutla.(foto: diana/halloriau.com)Karhutla Dayun Siak Diantisipasi, Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan
  Kabut asap kiriman selimuti Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kembali Diselimuti Kabut Asap, BPBD Inhu: Bukan dari Kebakaran Lokal
Satlantas Pekanbaru catat lonjakan pelanggaran tak pakai helm.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pelanggaran Tak Pakai Helm di Pekanbaru Meledak, Agustus 2026 Tembus 202 Kasus
Harga TBS sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga TBS Sawit Riau Turun, Petani Plasma Maksimal Rp3.912 per Kg
DEN dan Unri membahas masa depan energi Riau, EBT dan hilirisasi menjadi perhatian (foto/riki)EBT Jadi Fokus Sosialisasi KEN di Riau, Limbah Sawit Berpotensi Jadi Sumber Energi
Lapas Bagansiapiapi dapat 9 mesin jahit.(foto: afrizal/halloriau.com)9 Mesin Jahit dari BRI Masuk Lapas Bagansiapiapi, WBP Disiapkan Punya Keahlian Sebelum Bebas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved