www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Mesin Kapal Mendadak Bermasalah di Perairan Meranti, 6 Penumpang Dievakuasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


17 Ranperda Kuansing Dikebut, Aturan Pilkades Serentak 2027 Jadi Sorotan
Selasa, 29 September 2026 - 00:10:57 WIB
Asisten II Setda Kuansing, Napisman.(foto: ultra/halloriau.com)
Asisten II Setda Kuansing, Napisman.(foto: ultra/halloriau.com)

KUANSING - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) mempercepat penyelesaian 17 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang kini masuk agenda pembahasan DPRD.

Sejumlah regulasi dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan hingga persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027.

Percepatan tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Legislasi Rancangan Peraturan Perundang-undangan yang dipimpin Asisten II Setda Kuansing, Napisman di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Senin (28/9/2026).

Dalam rapat itu terungkap bahwa proses pembentukan sejumlah Ranperda masih menghadapi kendala.

Beberapa rancangan memang telah melewati tahap harmonisasi, tetapi belum segera ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) pengusul.

Persoalan lain berkaitan dengan kelengkapan dokumen, termasuk Naskah Akademik (NA) yang menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyusunan regulasi daerah.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena keterlambatan pada tahap administrasi dan substansi berpotensi memperpanjang proses pembahasan hingga pengesahan Ranperda.

Napisman meminta setiap OPD tidak menunggu persoalan berkembang menjadi hambatan dalam pembahasan bersama DPRD.

"Daerah memiliki kebutuhan dan karakteristik tersendiri yang membutuhkan landasan hukum sesuai kondisi Kabupaten Kuansing," sebut Napisman.

Salah satu Ranperda yang mendapat perhatian khusus adalah perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan pemilihan kepala desa.

Perubahan aturan tersebut diperlukan untuk menyesuaikan ketentuan dengan rencana pelaksanaan Pilkades serentak pada 2027.

Artinya, penyelesaian regulasi Pilkades tidak hanya menyangkut pembaruan norma hukum, tetapi juga menjadi bagian dari kesiapan pemerintah daerah menghadapi tahapan pemilihan kepala desa.

Selain regulasi Pilkades, sejumlah Ranperda lain yang masuk prioritas berkaitan dengan pengelolaan barang milik daerah, pengelolaan sampah, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), serta pajak dan retribusi daerah.

Agenda legislasi juga mencakup regulasi mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), ketenteraman dan ketertiban umum, serta penyelenggaraan perpustakaan.

Dinas Pendidikan Kuansing turut mendorong percepatan penyusunan regulasi mengenai wajib belajar 13 tahun.

Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika mengusulkan regulasi turunan yang mengatur pengelolaan pendapatan layanan LPPL Radio 100,9 FM.

Beragamnya materi Ranperda menunjukkan bahwa agenda legislasi Kuansing tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga menyentuh sektor pelayanan dasar, ekonomi daerah, lingkungan, ketertiban hingga pengelolaan aset pemerintah.

Namun, percepatan tersebut tetap membutuhkan kesiapan dari OPD pengusul. Regulasi yang dipaksakan masuk ke tahap pembahasan tanpa dokumen dan substansi yang memadai justru berpotensi memperlambat proses legislasi.

Karena itu, Napisman meminta OPD memastikan setiap persyaratan terpenuhi sejak awal sehingga tahapan harmonisasi dan pembahasan bersama DPRD dapat berjalan lebih efektif.

"Regulasi merupakan landasan penting agar setiap program pemerintah daerah dapat dilaksanakan secara tertib dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tukasnya.

Penulis: Ultra Sandi
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kapal mati mesin di perairan Meranti, penumpang dievakuasi.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Mesin Kapal Mendadak Bermasalah di Perairan Meranti, 6 Penumpang Dievakuasi
Bayi gajah lahir di Tesso Nilo Pelalawan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Bayi Gajah Ganesha Lahir di Tesso Nilo Pelalawan, Ini Pesan Besar di Balik Namanya
Kapolres Pelalawan Ahmad Nur Ari sambangi Bupati Zukri.(foto: andi/halloriau.com)Bupati Zukri dan Kapolres Baru Pelalawan Sepakat Perkuat Koordinasi Keamanan
Polisi turun ke kawasan rawan karhutla di Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Cegah Karhutla Meluas, Polsek Rimba Melintang Sisir Kawasan Rawan di Rohil
Titik panas melonjak di Sumatera dan Riau sore ini.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Lonjakan Hotspot Sumatera Capai 2.983 Titik Rabu Sore, Ini Sebaran di Riau
  Belasan THM di Pekanbaru dirazia Polisi.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Polda Riau Sisir 12 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Terdeteksi Positif Narkotika
Satpol PP Pekanbaru razia bisokop mini dan jaring lima pasangan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Razia Tempat Hiburan Jaring 5 Pasangan, DPRD Pekanbaru Minta Pengelola Ikut Diperiksa
DPRD Pekanbaru usulkan PKL ditata dalam sentra khusus.(ilustrasi/Ai/halloriau.com)Tak Ingin PKL Penuhi Badan Jalan, DPRD Pekanbaru Dorong Sentra Pedagang per Kecamatan
Ist.Program Bag-to-School Asian Agri Jangkau 1.052 Murid di 90 Desa
Warga binaan dibekali Paket C sebelum bebas.(foto: afrizal/halloriau.com)Jelang Bebas, Warga Binaan Muda Lapas Bagansiapiapi Dibekali Ijazah Paket C
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved