www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pelanggaran Tak Pakai Helm di Pekanbaru Meledak, Agustus 2026 Tembus 202 Kasus
Selasa, 29 September 2026 - 22:01:27 WIB
Satlantas Pekanbaru catat lonjakan pelanggaran tak pakai helm.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Satlantas Pekanbaru catat lonjakan pelanggaran tak pakai helm.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Pelanggaran pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm di Pekanbaru menunjukkan tren mengkhawatirkan.

Data Satlantas Polresta Pekanbaru mencatat, jumlah pelanggaran melonjak lebih dari tiga kali lipat dalam tiga bulan, dari 64 kasus pada Juni menjadi 202 kasus pada Agustus 2026.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio BW Wicaksana mengatakan, kenaikan tersebut menjadi perhatian kepolisian karena penggunaan helm merupakan salah satu aspek mendasar dalam keselamatan berlalu lintas.

“Jumlah tersebut meningkat menjadi 122 pelanggaran pada Juli dan kembali naik menjadi 202 pelanggaran pada Agustus,” kata Satrio, Selasa (29/9/2026).

Jika dibandingkan dengan Juni, angka pelanggaran pada Agustus bertambah 138 kasus atau sekitar 216 persen.

Tren tersebut menunjukkan bahwa persoalan penggunaan helm bukan lagi sekadar pelanggaran sesaat, tetapi masih menjadi tantangan dalam membangun kepatuhan pengendara sepeda motor di Pekanbaru.

Satlantas Polresta Pekanbaru merespons peningkatan tersebut dengan memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas.

Salah satunya dilakukan melalui kegiatan imbauan dan teguran simpatik di kawasan Jalan Pramuka-Sembilang, Kecamatan Rumbai, Selasa (29/9/2026).

Dalam kegiatan itu, petugas masih menemukan pengendara sepeda motor yang berkendara tanpa mengenakan helm.

Alih-alih langsung mengedepankan penindakan, petugas memberikan teguran sekaligus menjelaskan risiko berkendara tanpa perlindungan kepala.

“Bagi pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm, kami berikan teguran dan edukasi mengenai pentingnya penggunaan helm sebagai bagian dari keselamatan berkendara,” ujar Satrio.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa kepolisian tidak hanya melihat helm dari sisi kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga sebagai perlengkapan keselamatan yang dapat mengurangi risiko cedera ketika kecelakaan terjadi.

Satrio menegaskan, kewajiban menggunakan helm berlaku bagi pengendara maupun penumpang sepeda motor. Helm yang digunakan juga harus memenuhi standar SNI.

“Penggunaan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah hal yang mutlak dan wajib bagi setiap pengendara maupun penumpang roda dua,” tegasnya.

Menurut dia, masih ada anggapan bahwa helm hanya diperlukan agar pengendara tidak terkena pemeriksaan atau penindakan polisi.

Padahal, fungsi utamanya adalah memberikan perlindungan terhadap kepala ketika terjadi benturan.

Karena itu, jarak perjalanan tidak semestinya menjadi alasan untuk mengabaikan penggunaan helm.

Risiko kecelakaan tetap ada meskipun seseorang hanya berkendara dalam jarak dekat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengendara roda dua, baik untuk perjalanan jarak jauh maupun jarak dekat, tetap wajib menggunakan helm SNI demi keselamatan diri sendiri,” tuturnya.

Kewajiban penggunaan helm bagi pengendara dan penumpang sepeda motor juga memiliki dasar hukum.

Satrio merujuk Pasal 106 ayat (8) juncto Pasal 291 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ketentuan tersebut mewajibkan pengendara dan penumpang sepeda motor menggunakan helm yang memenuhi standar SNI.

“Pelanggaran terhadap ketentuan itu dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu,” pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved