Ketua Bawaslu Riau, Alnofrizal, mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan pemilihan melalui Pentas Budaya dan Launching Pengawasan Partisipatif 2024.
Indostrategic menilai mundurnya Airlangga akibat pertentangan internal yang tajam di Golkar dan adanya 'the invisible hand' yang mempengaruhi keputusan tersebut.
Airlangga menegaskan proses pengunduran diri dilakukan dengan menjunjung tinggi marwah partai Golkar, serta menekankan pentingnya peran partai politik dalam demokrasi Indonesia.
Acara ini menjadi bukti kuatnya dukungan masyarakat terhadap pasangan AMAn, yang dikenal sebagai sosok pemimpin merakyat, religius, dan dekat dengan warga.