www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Peringati HAN 2026, Pemprov Riau Tegaskan Perlindungan Anak Kunci Indonesia Emas 2045
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kawasan Stadion Utama Riau Berubah, Pemko Pekanbaru Fokus Tertibkan Bangunan Permanen
Jumat, 24 Juli 2026 - 22:35:01 WIB
Penertiban Satpol PP Pekanbaru di kawasan Stadion Utama Riau.(foto: pekanbaru.go.id)
Penertiban Satpol PP Pekanbaru di kawasan Stadion Utama Riau.(foto: pekanbaru.go.id)

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengambil langkah penataan kawasan Jalan Naga Sakti yang berada di sekitar Stadion Utama Riau.

Penertiban tersebut diarahkan untuk mengubah kawasan yang selama ini dinilai rawan menjadi area yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan, langkah tersebut bukan bagian dari upaya menghilangkan aktivitas pedagang kaki lima (PKL).

Fokus utama Pemko Pekanbaru adalah menertibkan bangunan permanen dan memperbaiki tata kelola kawasan.

"Penertiban tersebut bukan untuk melarang PKL berjualan. Melainkan, kami ingin menata kawasan agar lebih rapi dan menghilangkan bangunan permanen yang berdiri di lokasi," kata Agung, Jumat (24/7/2026).

Penataan Jalan Naga Sakti dilakukan setelah Pemko Pekanbaru menerima sejumlah laporan dan keluhan dari masyarakat.

Kawasan tersebut disebut memiliki catatan gangguan keamanan, termasuk kasus begal, serta menjadi lokasi yang dinilai berpotensi menimbulkan keresahan.

Pemko Pekanbaru kemudian memilih pendekatan penataan, bukan sekadar pengosongan kawasan.

Pedagang masih diberi ruang untuk menjalankan usaha, dengan catatan aktivitas perdagangan dilakukan melalui lapak yang lebih tertib dan tidak menggunakan bangunan permanen.

"Penertiban ini bukan untuk menggusur pedagang atau melarang mereka berjualan. Yang kami tertibkan adalah bangunan permanen yang ada di kawasan tersebut. Pedagang tetap boleh berjualan, tetapi harus ditata dengan baik," ujarnya.

Kebijakan tersebut sekaligus menunjukkan upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat kecil dan kebutuhan menciptakan ruang publik yang aman.

Pemko Pekanbaru berencana menerapkan konsep penataan yang sebelumnya digunakan untuk menata PKL di kawasan Jalan Cut Nyak Dien.

Dengan konsep tersebut, pedagang tetap bisa berjualan, tetapi menggunakan lapak yang lebih seragam dan tertata.

Tidak hanya melakukan penertiban, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan dukungan bagi pelaku UMKM, terutama pedagang dengan kemampuan ekonomi terbatas.

Salah satu opsi yang tengah dipersiapkan adalah penyediaan tenda yang lebih layak agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengurangi estetika kawasan.

"Kami ingin para pedagang tetap bisa mencari nafkah, tetapi dengan kondisi yang lebih tertib. Kami juga berencana membantu menyediakan tenda yang lebih baik sehingga kawasan ini terlihat rapi dan nyaman," ungkapnya.

Penataan kawasan juga menyasar tenda-tenda tertutup yang berdiri di sekitar Jalan Naga Sakti.

Pemko Pekanbaru menilai model bangunan semacam itu berpotensi digunakan untuk aktivitas yang tidak semestinya.

Berdasarkan pemantauan petugas, ditemukan sejumlah barang yang dinilai mengindikasikan adanya aktivitas mencurigakan.

Meski demikian, Pemko Pekanbaru menegaskan bahwa penertiban tidak ditujukan untuk memberikan stigma negatif kepada seluruh pedagang.

"Kami tidak menganggap semua pedagang melakukan hal yang negatif. Banyak juga yang berjualan dengan baik. Namun, penataan ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan menciptakan kawasan yang lebih aman," ucapnya.

Dengan demikian, penataan kawasan diarahkan sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan ruang usaha masyarakat tetap tersedia.

Keputusan mempercepat penataan kawasan Jalan Naga Sakti juga tidak terlepas dari insiden pemukulan terhadap seorang karyawan toko oleh-oleh Viera yang terjadi beberapa waktu lalu.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemko Pekanbaru untuk meningkatkan pengawasan dan memperbaiki kondisi lingkungan di sekitar Stadion Utama Riau.

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah kota mengaku telah memberikan pemberitahuan kepada warga dan para pedagang.

Langkah penataan tersebut juga disebut telah mendapat persetujuan dari masyarakat sekitar.

"Insiden pemukulan terhadap seorang karyawan toko oleh-oleh Viera di kawasan tersebut beberapa waktu lalu turut menjadi pertimbangan kami untuk segera melakukan penataan. Hal ini demi meningkatkan keamanan dan ketertiban di sekitar Stadion Utama Riau," tandasnya.

Sumber: pekanbaru.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Riau (foto/ist)Peringati HAN 2026, Pemprov Riau Tegaskan Perlindungan Anak Kunci Indonesia Emas 2045
Telkomsel.MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Telkomsel: Layanan Rollover Sudah Tersedia
Siak masuk daftar kabupaten terbaik untuk investasi versi Fortune Indonesia (foto/int)Prestasi Nasional! Siak Raih Predikat Daerah Terbaik untuk Investasi di Indonesia
Ilustrasi BMKG Riau ingatkan potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang hari ini (foto/int)Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Sebagian Besar Wilayah Riau
Tersangka kurir narkoba jaringan Aceh saat diamankan di Bandara SSK II Pekanbaru.(foto: mcr)Sabu 2 Kg Gagal Terbang dari Bandara SSK II Pekanbaru, Polisi Telusuri Jejak Jaringan Narkoba Aceh dan Aliran Dana
  Walikota Pekanbaru, Agung bersama Wawako Markarius Anwar meninjau perbaikan jalan rusak (foto/ist)Infrastruktur Dikebut, Pemko Pekanbaru Targetkan Pengaspalan Jalan Lampaui Tahun Lalu
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.Pejabat Tak Berkinerja Siap Diganti, Walikota Pekanbaru Berlakukan Evaluasi Setiap Enam Bulan
Pelaku Curanmor dibekuk warga di Pelalawan (foto/ist)Aksi Curanmor Berakhir di Tangan Warga Pelalawan, Polisi Amankan Pelaku dari Amukan Massa
Ini aturan baru penggunaan gadget siswa di sekolah Kabupaten Siak.(ilustrasi/int)Pemkab Siak Batasi Penggunaan gadget di Sekolah, Ada 6 Kondisi Pengecualian
Konferwil III AMSI NTB resmi dibuka, ini tantangan media siber di era kecerdasan buatan.(foto: istimewa)BAMSI NTB Hadapi Era AI, Kolaborasi Media dan Pemerintah Didorong Makin Kuat
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved