PEKANBARU – Festival Kue Talam Durian sepanjang satu kilometer yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru bukan hanya menjadi ajang pemecahan Rekor MURI, tetapi juga menjadi panggung pembuktian kemampuan pelaku UMKM lokal dalam memenuhi produksi berskala besar.
Salah satu pelaku usaha yang berperan penting dalam perhelatan tersebut adalah Nadhira Napoleon.
Brand kuliner khas Pekanbaru itu dipercaya mengambil porsi besar dalam penyediaan kue talam durian yang menjadi ikon utama festival yang berlangsung di kawasan Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (21/6/2026).
Owner Nadhira Napoleon, Herlino, mengungkapkan pihaknya mendapat tanggung jawab memproduksi hingga 500 meter dari total panjang kue talam durian yang akan dibentangkan dalam upaya pemecahan rekor nasional tersebut.
Dari total tersebut, sebanyak 150 meter merupakan kontribusi langsung dari Nadhira Napoleon, sedangkan 350 meter lainnya berasal dari pesanan sejumlah vendor yang mempercayakan proses produksinya kepada usaha tersebut.
"Nadhira Napoleon tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga turut memfasilitasi para pelaku usaha yang ingin berkontribusi dalam terciptanya sejarah bagi Kota Pekanbaru," kata Herlino.
Menurutnya, skala produksi yang harus diselesaikan untuk mendukung festival tersebut terbilang sangat besar.
Nadhira Napoleon menyiapkan sebanyak 2.760 kotak kue talam durian khusus untuk kebutuhan acara pemecahan Rekor MURI.
Di saat yang sama, operasional bisnis tetap berjalan normal dengan memenuhi permintaan pelanggan di tiga gerai yang dimiliki. Untuk kebutuhan penjualan harian, perusahaan juga memproduksi sekitar 1.000 kotak tambahan.
"Di hari yang sama, tantangan produksi tidak berhenti di sana. Untuk memenuhi kebutuhan penjualan rutin di tiga gerai, disiapkan pula sekitar 1.000 kotak kue talam durian. Dengan demikian, total produksi yang harus diselesaikan dalam satu hari mencapai 3.760 kotak," ujarnya.
Meski menghadapi target produksi yang tinggi, seluruh proses penyelesaian ribuan kotak kue talam durian tersebut berhasil dituntaskan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Keberhasilan itu, kata Herlino, tidak lepas dari dukungan tim produksi yang telah berpengalaman menangani pesanan dalam jumlah besar tanpa mengabaikan kualitas rasa maupun standar produk yang selama ini menjadi identitas Nadhira Napoleon.
Partisipasi dalam Festival Kue Talam Durian 1 Kilometer juga menjadi bentuk dukungan terhadap promosi kuliner khas daerah sekaligus memperkuat citra Pekanbaru sebagai kota dengan kekayaan gastronomi berbasis durian yang unik dan kompetitif.
Selain memburu rekor nasional, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperluas pengenalan kue talam durian ke pasar yang lebih luas, termasuk tingkat nasional hingga internasional.
"Melalui Festival Kue Talam Durian 1 Kilometer, diharapkan tidak hanya tercipta sebuah rekor nasional, tetapi juga semakin memperkuat posisi kue talam durian sebagai salah satu ikon kuliner kebanggaan Kota Pekanbaru yang layak dikenal lebih luas di tingkat nasional maupun internasional," tutup Herlino.
Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa UMKM Pekanbaru tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki kapasitas produksi yang mampu mendukung event berskala besar dan menjadi bagian dari promosi daerah di tingkat nasional.