www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Penerimaan Pajak Riau Tumbuh 11,22 Persen, Tembus Rp2,4 Triliun hingga Agustus
Selasa, 15 September 2026 - 07:57:34 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memperkuat upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui pencocokan data dan penataan kewajiban perpajakan pelaku usaha.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan potensi penerimaan daerah dikelola secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, Pemprov Riau bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Pajak Daerah.

Satgas tersebut bertugas membantu menyelesaikan persoalan perpajakan sekaligus memastikan hak daerah dapat diterima secara optimal.

“Tujuan utama kita mengumpulkan Bapak dan Ibu hari ini adalah untuk mencocokkan data, memperjelas kewajiban, dan menyelesaikan persoalan secara terbuka. Agar pengelolaan potensi pajak daerah dapat berjalan tertib, transparan, dan berkeadilan,” kata SF Hariyanto, Minggu (13/9/2026).

SF Hariyanto menyebut keberadaan Satgas mulai menunjukkan perkembangan dalam upaya memperluas dan menata wajib pungut pajak daerah. Salah satunya terlihat dari bertambahnya jumlah perusahaan yang ditetapkan sebagai Wajib Pungut (WAPU).

“Alhamdulillah, setelah pembentukan Satgas ini, jumlah Wajib Pungut (WAPU) kita meningkat dari yang sebelumnya hanya 19 perusahaan menjadi 26 perusahaan,” jelasnya.

Ia menegaskan, optimalisasi pajak daerah bukan berarti pemerintah menambah beban bagi dunia usaha. Pemprov Riau hanya memastikan ketentuan yang telah diatur dalam regulasi dilaksanakan, termasuk pemenuhan hak pemerintah daerah atas penerimaan pajak.

Menurutnya, verifikasi lapangan dilakukan dengan melibatkan unsur Forkopimda untuk memperkuat pengawasan sekaligus mencocokkan data terkait potensi pajak daerah.

“Pemprov Riau bersama DPRD memiliki keterbatasan kemampuan untuk turun langsung memverifikasi ke lapangan. Oleh sebab itu, hadirnya unsur Forkopimda baik dari Kejaksaan Tinggi, Polda, TNI, maupun BPKP, sinergi bersama inilah yang menjadi fondasi kita dalam menegakkan aturan dan menggali potensi hak-hak daerah demi pembangunan Riau,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau Ninno Wastikasari mengatakan, peningkatan penerimaan pajak daerah berkaitan erat dengan kemampuan pemerintah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Ia menyebut pembangunan jalan, jembatan, serta berbagai kebutuhan masyarakat membutuhkan dukungan fiskal yang memadai. Karena itu, optimalisasi dilakukan untuk memastikan hak daerah yang menjadi kewajiban sesuai aturan dapat diterima secara maksimal.

“Sampai dengan 31 Agustus 2026 berdasarkan data yang disampaikan pajak daerah telah mencapai sekitar Rp2,4 triliun dibandingkan dengan kondisi yang sama pada tahun 2025 penerimaan sebesar Rp2,1 triliun. Artinya tumbuh sekitar 11,22 persen, ini tentu merupakan hasil dari kerja banyak pihak,” pungkas Ninno.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Penerimaan Pajak Riau Tumbuh 11,22 Persen, Tembus Rp2,4 Triliun hingga Agustus
Heli water boombing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
  Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
Bupati Siak Afni Zulkifli.Afni Zulkifli Resmi Jadi Ketua NasDem Siak, Pengurus Baru Dilantik Akhir 2026
Politikus Golkar Fahd A Rafiq.KPK OTT di BPN Bogor, Politikus Golkar Fahd A Rafiq dan Eks Bupati Kebumen Diamankan
Hearing Komisi I DPRD Pekanbaru dengan Puskesmas Umban Sari.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Sorot Nasib Puskesmas Umban Sari Didenda Rp60 Juta, PLN Abaikan Pelayanan Masyarakat?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved