www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
7 Jam Geledah RSD Madani Pekanbaru, Polda Riau Sita 323 Dokumen Terkait Dugaan Korupsi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kualitas Udara Pekanbaru Pagi ini Memburuk, AQI Tembus 122 Masuk Kategori Tidak Sehat
Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:30:29 WIB
Kualitas udara di Pekanbaru pagi ini tidak sehat.(foto: dok/halloriau.com)
Kualitas udara di Pekanbaru pagi ini tidak sehat.(foto: dok/halloriau.com)

PEKANBARU – Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk seiring meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Riau.

Berdasarkan pemantauan pada Minggu (16/8/2026) pagi, indeks kualitas udara menunjukkan kondisi yang sudah berada pada kategori Tidak Sehat, sehingga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Data dari IQAir mencatat Air Quality Index (AQI) Pekanbaru berada di angka 122, dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 mencapai 44,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Angka tersebut mengindikasikan kualitas udara yang tidak lagi aman bagi kelompok rentan, bahkan dapat berdampak pada masyarakat umum jika paparan berlangsung dalam waktu lama.

Di saat yang sama, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terdapat 74 titik panas (hotspot) yang terdeteksi di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau pada Minggu pagi.

Meningkatnya jumlah hotspot diduga menjadi salah satu faktor yang memperburuk kualitas udara di ibu kota provinsi tersebut.

Berdasarkan data BMKG, Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 22 titik, disusul Kabupaten Kampar sebanyak 20 titik.

Selain itu, titik panas juga terpantau di Indragiri Hilir sebanyak 9 titik, Indragiri Hulu 9 titik, Kepulauan Meranti 4 titik, Kuantan Singingi 3 titik, Rokan Hilir 3 titik, Rokan Hulu 2 titik, serta Kota Dumai 2 titik.

Wilayah-wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai daerah yang kerap mengalami kebakaran hutan dan lahan ketika musim kemarau berlangsung.

Kondisi tersebut membuat potensi penyebaran asap semakin tinggi, terutama jika kebakaran terus meluas dan dipengaruhi arah angin.

Berdasarkan data BMKG pagi ini, terdeteksi sebanyak 74 hotspot di Provinsi Riau, dengan sebaran terbanyak berada di Kabupaten Pelalawan sebanyak 22 titik dan Kabupaten Kampar sebanyak 20 titik.

Pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan hotspot dan kualitas udara.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan, serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di area terbuka.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
RSD Madani Pekanbaru digeledah polisi terkait dugaan korupsi.(foto: int)7 Jam Geledah RSD Madani Pekanbaru, Polda Riau Sita 323 Dokumen Terkait Dugaan Korupsi
Menu MBG sup ayam di Kampar diduga racuni ratusan siswa dan guru.(ilustrasi/int)Diskes Kampar Telusuri Menu Sup Ayam MBG yang Diduga Racuni 151 Siswa dan Guru di Tapung Hulu
Dua orang jadi tersangka kasus karhutla di Bengkalis.(illustrasi/int)Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai Bengkalis, 2 Orang Jadi Tersangka
Toyota Raih 6.175 SPK di GIIAS 2026.(foto: istimewa)Innova Zenix Hybrid Mendominasi, Toyota Bukukan 6.175 SPK di GIIAS 2026
Kasatpol PP Riau, Sri Sadono ditunjuk jadi Plt Kadishub Riau.(foto: int)Sri Sadono Ditunjuk Jadi Plt Kadishub Riau, Tetap Rangkap Jabatan Kasatpol PP
  Pemadaman karhutla.(ilustrasi/int)Karhutla Belum Usai, Titik Api Baru Bakar Lahan Warga di Penyaguhan Inhu
RITEX 2026 buka peluang bisnis pariwisata Riau ke pasar nasional dan internasional (foto/riki)RITEX 2026 Buka Peluang Bisnis Pariwisata Riau ke Pasar Internasional
Kabut asap selimuti Kota Pekanbaru.(ilustrasi/int)Kualitas Udara Memburuk, PDPI Riau Ingatkan Warga Pekanbaru soal Bahaya Paparan Asap
KWT Srikandi Wonosari panen melon hidroponik.(foto: andi/halloriau.com)Melon Hidroponik Jadi Andalan Baru Warga Wonosari Inhu, Begini Strategi Pengembangannya
Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing.(foto: mcr)204 Jalur Bertarung di FPJ 2026 Kuansing, Wisata Budaya Riau Kian Mendunia
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved