PEKANBARU - Kabupaten Pelalawan masih mendominasi jumlah titik panas atau hotspot yang terdeteksi satelit BMKG stasiun Pekanbaru, Minggu (23/8/2026) pagi ini dengan 216 titik.
Selain Pelalawan, titik panas juga terdeteksi di seluruh kabupaten/kota di Riau, kecuali Kota Pekanbaru dengan total keseluruhan mencapai 355 titik.
Seperti Kabupaten Inhil 80 titik, Kuansing 12 titik, Kampar 11 titik, Siak 10 titik dan Kepulauan Meranti tujuh titik dan Inhu enam titik.
"Titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Bengkalis lima titik, Rohul tiga titik, Rohil tiga titik dan Kota Dumai titik," kata Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang.
Dari ratusan titik panas di Riau, hanya empat titik di Kecamatan Bathin Solapan dan Pinggir, Kabupaten Bengkalis yang berada di level confidence rendah 0-29 persen.
"Sementara itu, titik panas berada pada level confidence tinggi 80-100 persen melonjak tajam capai 47 titik, yang tersebar di Kabupaten Pelalawan, Rohil, Rohul dan Siak," tuturnya.
"Dari ratusan titik panas itu, 304 titik berada pada level confidence sedang 30-79 persen, yang tersebar di 11 kabupaten/kota se-Riau," tukasnya.
Secara regional, jumlah hotspot di seluruh Sumatera mencapai 2.610 titik, dengan Sumatera Selatan menjadi provinsi penyumbang terbanyak.
Data BMKG menunjukkan Sumatera Selatan berada di posisi tertinggi dengan 1.311 hotspot, disusul Riau sebanyak 355 titik, Jambi 278 titik, Bangka Belitung 268 titik dan Lampung 187 titik.
Sementara itu, provinsi lainnya mencatat jumlah hotspot yang lebih rendah, yakni Aceh 67 titik, Kepulauan Riau 55 titik, Sumatera Utara 45 titik, Sumatera Barat 27 titik dan Bengkulu 17 titik.