www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Perkuat Sinergitas Penegak Hukum, Kapolres Rohil Sambangi Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Blunder Pernyataan SF Hariyanto soal Makan Bergizi Gratis Tuai Kritik, Pengamat Singgung Peran DPRD
Selasa, 30 Juni 2026 - 07:30:00 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

PEKANBARU – Polemik pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut berdampak pada tutupnya banyak kantin sekolah sehingga memengaruhi penerimaan retribusi daerah, masih menjadi perhatian publik.

Meski SF Hariyanto telah menyampaikan klarifikasi dan mengakui pernyataan tersebut merupakan kekeliruan akibat kesalahan data, polemik yang muncul dinilai tetap layak menjadi bahan evaluasi.

Pasalnya, kantin sekolah dinilai sulit dikaitkan secara langsung sebagai faktor utama rendahnya penerimaan retribusi daerah karena kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) relatif kecil.

Pengamat politik Muhammad Zainuddin menilai pernyataan tersebut seharusnya dapat langsung dikritisi atau diluruskan oleh anggota DPRD Riau, khususnya Fraksi Gerindra, saat rapat paripurna berlangsung.

"Di zaman VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) serta ketika informasi sangat mudah menjadi viral seperti sekarang, setiap pejabat publik harus berhati-hati, baik dalam ucapan maupun tindakan," ujarnya, dikutip dari Riauonline, jaringan Suara.com.

Menurut Zainuddin, rapat paripurna merupakan forum komunikasi dua arah yang memberikan ruang bagi anggota dewan untuk memberikan tanggapan maupun koreksi terhadap penyampaian kepala daerah.

Namun, ia menilai tidak ada pembahasan mengenai pernyataan tersebut dari anggota DPRD Riau, khususnya Fraksi Gerindra.

"Mungkin saja saat itu tidak fokus dan dianggap bukan sesuatu yang menarik untuk dibahas," katanya.

Zainuddin berpendapat persoalan tersebut justru menjadi perhatian luas setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

Menurutnya, pembahasan melalui media setelah isu menjadi viral bukanlah fungsi utama DPRD, karena lembaga legislatif telah memiliki forum resmi untuk menjalankan fungsi pengawasan.

"Sangat disayangkan apabila saat rapat paripurna tidak ada tanggapan dari anggota DPRD, khususnya Fraksi Gerindra," ujarnya.

Meski demikian, Zainuddin menilai kekeliruan pernyataan SF Hariyanto tidak akan menimbulkan dampak politik yang besar.

Ia menilai langkah SF Hariyanto yang segera menyampaikan permintaan maaf dan memberikan klarifikasi sudah cukup meredam polemik yang berkembang di tengah masyarakat.

"Tinjauan dari Kemendagri terhadap SF Hariyanto sebenarnya tidak diperlukan karena justru dapat menimbulkan kegaduhan. Berbeda jika beliau tidak memberikan klarifikasi dan tetap bertahan pada pendapatnya, maka hal itu dapat menimbulkan persoalan dalam prosedur pemerintahan," jelasnya.

Lebih lanjut, Zainuddin mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi Riau merupakan bagian dari pelaksana kebijakan Pemerintah Pusat sehingga berbagai program strategis nasional tetap harus dijalankan oleh pemerintah daerah.

Namun demikian, ia menilai perhatian dari Kementerian Dalam Negeri juga dapat dipandang sebagai hal yang positif karena dapat mengakhiri polemik yang berkembang.

"Dengan demikian, polemik ini dapat dianggap selesai. Dalam konteks ini, DPRD pada dasarnya hanya memiliki ruang untuk melakukan koreksi secara prosedural," tegasnya.

Sumber: Suara


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kapolres Rohil, AKBP Aldi sambangi Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi di Ujung Tanjung (foto/Afrizal)Perkuat Sinergitas Penegak Hukum, Kapolres Rohil Sambangi Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi
Ilustrasi Plt Gubernur SF Hariyanto ogah komentar soal rapat pembentukan Riau Pesisir (foto/int)DPRD dan Plt Gubri Enggan Komentari Rapat Tokoh Bahas Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru turun hari ini (foto/riki)Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Turun Jadi Segini
Laba bersih Elnusa melonjak 29% pada semester I 2026 (foto/int)Laba Bersih Elnusa Melonjak 29% pada Semester I 2026, Perkuat Momentum Pertumbuhan Berkelanjutan
Ilustrasi hujan lebat disertai petir di Riau hari ini (foto/int)Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Riau
  Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.KPK Bongkar Dugaan Aliran Dana 'Jatah Preman', SF Hariyanto Diperiksa Terkait Uang Sitaan
Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid minta doa warga usai pembacaan duplik (foto/int)Duplik Dibacakan, Abdul Wahid Minta Doa Jelang Putusan Vonis Besok
Pertumbuhan ekonomi Riau terjaga di 4,89 persen (foto/int)BI Ungkap Ekonomi Riau Tetap Tumbuh 4,89 Persen, QRIS Kian Melaju
Ilustrasi petani kelapa di Inhil menjerit karena harga terjun bebas (foto/int)Harga Kelapa di Inhil Anjlok ke Rp1.800 per Kg, DPRD Riau Desak Pemprov Segera Bertindak
Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Robin Eduar.DPRD Desak Pemko Segera Tetapkan Sekda Definitif Jelang Pembahasan APBD 2027
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved