www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Perkuat Konservasi Berbasis Masyarakat, RAPP Teken MoU CCP dengan Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ada 14 SMA dan SMK di Riau dapat Bantuan Laptop Era Kemendikbudristek Nadiem
Jumat, 05 September 2025 - 16:50:39 WIB
Nadiem Makarim tersangka kasus korupsi pengadaan Chromebook.(foto: int)
Nadiem Makarim tersangka kasus korupsi pengadaan Chromebook.(foto: int)

 

PEKANBARU - Sebanyak 14 SMA dan SMK di Provinsi Riau menerima bantuan laptop dari pemerintah pusat melalui program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019–2024.

Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah.

Sekretaris Disdik Riau, Arden Sumeru menyampaikan distribusi laptop berlangsung sesuai petunjuk teknis dari pemerintah pusat dan sejauh ini tidak ada kendala.

“Total ada 14 SMA dan SMK Provinsi Riau yang menerima bantuan. Semuanya sudah sesuai juknis dan sudah digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Arden, Jumat (5/9/2025).

Ia menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan keluhan dari sekolah penerima. Menurutnya, kehadiran perangkat ini sangat membantu proses pembelajaran digital.

“Sejauh ini belum ada laporan atau keluhan dari sekolah penerima bantuan laptop ini. Justru sekolah merasa terbantu karena perangkat ini memang dibutuhkan,” tambahnya.

Di tengah pemanfaatan laptop di Riau yang berjalan lancar, publik dikejutkan oleh kabar penetapan tersangka terhadap mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Nadiem Makarim diduga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook pada program digitalisasi pendidikan 2019-2022.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna menyebutkan, penetapan tersangka dilakukan setelah pemeriksaan mendalam.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah memeriksa 120 saksi dan 4 ahli. Kasus ini terkait program digitalisasi pendidikan tahun 2019-2022,” kata Anang.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung, menjelaskan dugaan korupsi bermula pada 2020 saat Nadiem bertemu Google Indonesia untuk membahas program Google for Education.

Dari pertemuan itu, spesifikasi pengadaan diarahkan agar sesuai dengan Chromebook, meski uji coba sebelumnya menunjukkan perangkat tersebut tidak cocok untuk wilayah 3T.

“Dari hasil penyidikan, terdapat kerugian negara sekitar Rp1,98 triliun,” ungkap Nurcahyo.

Pada periode 2020-2022, Kemendikbudristek meluncurkan program pengadaan perangkat TIK senilai Rp9,3 triliun untuk jenjang PAUD hingga SMA, termasuk di daerah 3T.

Namun, Kejagung menemukan indikasi manipulasi kebijakan dengan mengarahkan pilihan hanya pada perangkat berbasis Chrome OS.

Padahal, menurut kajian internal Kemendikbudristek, sistem operasi tersebut dinilai memiliki kelemahan dan tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan sekolah di Indonesia.

Atas dugaan penyalahgunaan wewenang itu, Nadiem Makarim dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 junto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Community Conservation Program (CCP) RAPP dengan Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri.Perkuat Konservasi Berbasis Masyarakat, RAPP Teken MoU CCP dengan Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri
Pemerintah terapkan cukai untuk minuman berpemanis.(ilustrasi/int)Demi Dongkrak Pendapatan Negara, DPR Beri Lampu Hijau Cukai Minuman Berpemanis
Stok minyakita di Pekanbaru masih aman.(ilustrasi/int)Satgas Pangan Pastikan Stok Minyakita Aman di Pekanbaru, Harga Telur dan Ayam Turun
Tahan kabur di PN Pekanbaru.(ilustrasi/int)Heboh di PN Pekanbaru! Siang Bolong Enam Tahanan Kabur Usai Turun dari Mobil Tahanan
Wabup Inhu, Hendrizal sidak sawah Teluk Sungkai dan dengar keluhan petani.(foto: istimewa)Turun ke Sawah, Wabup Inhu Dengar Keluhan Petani dan Janjikan Perbaikan Infrastruktur
  Dari minyak jelantah hingga limbah elektronik, Elnusa memperkuat budaya keberlanjutan (foto/ist)Elnusa Ubah Botol Plastik hingga E-Waste Jadi Aksi Nyata Menuju Energi Berkelanjutan
Tersangka  Khairul Saleh saat ditangkap Tim Kejari Kuansing.(foto: tribunpekanbaru.com)8 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Rp1,2 Miliar di Kuansing Akhirnya Ditangkap di Loteng Rumah Istri
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar.(foto: int)Markarius Anwar: Edukasi Bahaya LGBT akan Disampaikan di Seluruh Masjid Pekanbaru
Dapur MBG di Riau berhenti beroperasi.(ilustrasi/int)Dana Program Andalan Prabowo Belum Cair, Dapur MBG di Riau Stop Operasional
Menkomdigi dan direksi XLSMART saat meluncurkan ESTA Prime pada acara Bravo 500 Summit 2026 di Jakarta, Kamis (11/6/2026).(foto: istimewa)XLSMART Luncurkan DigiHer untuk Cetak Talenta Perempuan di Era Ekonomi Digital
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved