PEKANBARU - Harapan ribuan atlet, pelatih, dan ofisial Riau yang berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 serta Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 mulai menemui titik terang.
Pemprov Riau memastikan proses pencairan bonus terus berlanjut setelah Surat Keputusan (SK) pemberian bonus resmi ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.
Kadispora Riau, Yurnalis menjelaskan, tahapan berikutnya adalah penyelesaian administrasi serta penyesuaian dengan kondisi keuangan daerah sebelum bonus dapat dicairkan kepada para penerima.
"SK bonus PON dan Peparnas 2024 sudah ditandatangani Plt Gubernur. Untuk waktu pencairannya memang belum bisa dipastikan, tetapi akan kami upayakan secepat mungkin," kata Yurnalis, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Riau menargetkan bonus tersebut dapat direalisasikan sebelum peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh setiap 9 September.
Target tersebut diharapkan menjadi momentum penghargaan bagi atlet-atlet yang telah memberikan prestasi terbaik bagi daerah.
Yurnalis menegaskan, keterlambatan pencairan bukan disebabkan minimnya perhatian pemerintah terhadap atlet, melainkan dipengaruhi tekanan fiskal daerah yang masih menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
"Pak Gubernur dan seluruh pemangku kebijakan di Riau tidak pernah mengabaikan persoalan bonus atlet. Kendala yang dihadapi lebih kepada kondisi fiskal dan efisiensi anggaran," ujarnya.
"Namun pemerintah daerah sangat serius dan memiliki komitmen untuk merealisasikan bonus yang menjadi hak atlet," sambungnya.
Sebelum SK bonus diterbitkan, dorongan agar pemerintah segera mencairkan bonus juga disampaikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Riau.
Kedua organisasi olahraga tersebut menilai pemberian bonus bukan sekadar bentuk penghargaan atas prestasi atlet, tetapi juga menjadi motivasi untuk mempertahankan semangat bertanding pada kompetisi nasional maupun internasional berikutnya.
KONI Riau menekankan bahwa penghargaan terhadap atlet berprestasi merupakan investasi bagi pembinaan olahraga daerah.
Sementara itu, NPCI Riau berharap atlet-atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama Provinsi Riau di Peparnas memperoleh hak yang sama tanpa harus menunggu lebih lama.