PANGKALAN KERINCI – Kabupaten Pelalawan resmi memulai langkah ambisius dalam mencetak bintang futsal masa depan Indonesia.
Bertempat di GOR Tengku Pangeran, Pangkalan Kerinci pada Sabtu (29/8/2026), Bupati Pelalawan H Zukri secara resmi membuka kompetisi bergengsi antarpelajar, Bupati League Futsal 2026.
Ajang yang diinisiasi oleh Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Pelalawan ini dirancang bukan sekadar sebagai turnamen musiman, melainkan sebagai wadah pembinaan strategis untuk menemukan bibit-bibit unggul sejak usia sekolah dasar.
Antusiasme tergambar jelas dari jumlah peserta yang membeludak. Total ada 48 tim yang siap beradu taktik di lapangan, terdiri dari 16 tim tingkat Sekolah Dasar (SD), 18 tim tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 14 tim tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Untuk menumbuhkan mental juara, penyelenggara tidak tanggung-tanggung menghadirkan sederet figur besar di kancah futsal nasional.
Kehadiran mantan Pelatih Futsal Coach Fandi, eks pemain Timnas Futsal Indonesia seperti Syahidan Lubis, M Nizar dan Dewa Rizki, hingga talenta kebanggaan Pelalawan, Revaldo, sukses membuat seisi GOR bergemuruh.
Bupati Zukri menegaskan, kehadiran para legenda ini adalah bentuk nyata untuk memotivasi generasi muda Pelalawan agar berani bermimpi besar.
"Semoga dengan kehadiran para pelatih maupun senior pemain Timnas ini bisa menjadi motivasi dan penyemangat bagi anak-anak Pelalawan," ucap Bupati Zukri.
"Ini merupakan kesempatan bagi adik-adik untuk menunjukkan kemampuan dan kelincahan dalam bermain futsal," tegasnya.
Pembukaan liga ini juga dirangkai dengan pelantikan pengurus baru AFKAB Pelalawan yang dikomandoi oleh Andre.
Sejumlah pejabat penting turut hadir memberikan dukungan, mulai dari Kadisbudparpora Pelalawan Dodi Asma Saputra, jajaran pimpinan KONI dan PSSI Pelalawan, hingga perwakilan Asosiasi Futsal Provinsi Riau, Kholid dan Dolly.
Bupati Zukri menitipkan pesan kuat bahwa jalur olahraga, khususnya futsal, bisa menjadi tiket menuju masa depan yang cerah jika ditekuni secara serius dan berpegang pada nilai sportivitas.
"Adik-adik sedang berada pada momen yang penting. Teruslah berlatih dan tunjukkan kemampuan terbaik. Bukan tidak mungkin dari sini akan lahir pemain yang nantinya bisa memperkuat Pelalawan, Provinsi Riau, bahkan Timnas Indonesia," ungkapnya.
Sebagai penutup, Zukri memastikan, ekosistem futsal di Pelalawan akan terus didukung agar tidak berhenti di tahun ini saja. Ia menargetkan kompetisi ini menjadi program jangka panjang.
"Saya berharap ini bukan hanya Bupati League 2026, tetapi menjadi Bupati League volume satu yang akan terus berlanjut pada volume dua, tiga, empat dan seterusnya," tuturnya.
"Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kita berharap semakin banyak bibit-bibit atlet Pelalawan yang dapat berkembang dan berprestasi," tutupnya.