www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Tak Hanya MBG, DPRD Ungkap Faktor Lain Penyebab Harga Ayam Pekanbaru Meroket
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, DPRD Dukung PJJ untuk Lindungi Anak-anak
Senin, 24 Agustus 2026 - 16:56:25 WIB
Sekolah di Kota Pekanbaru diliburkan akibat kabut asap.(foto: barkah/halloriau.com)
Sekolah di Kota Pekanbaru diliburkan akibat kabut asap.(foto: barkah/halloriau.com)

PEKANBARU – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Pekanbaru hingga Senin (24/8/2026) sore.

Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi jarak pandang, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti balita, anak-anak, dan lanjut usia.

Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memutuskan menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka dan mengalihkan proses pendidikan ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring.

Kebijakan ini diambil untuk meminimalkan paparan polusi udara terhadap peserta didik selama kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat.

Langkah tersebut mendapat dukungan dari Anggota DPRD Pekanbaru, Sabarudi, yang menilai keselamatan dan kesehatan anak harus menjadi pertimbangan utama di tengah memburuknya kualitas udara.

"Kalau memang kondisi udara sudah tidak sehat, tentu keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas. Saya mendukung langkah Pemko untuk sementara menerapkan pembelajaran daring," kata Sabarudi, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, penerapan PJJ bukan berarti menghentikan proses pendidikan. Aktivitas belajar mengajar tetap harus berlangsung dengan menyesuaikan kondisi lingkungan yang sedang terdampak kabut asap.

Ia juga mengingatkan agar sekolah tidak hanya memberikan tugas kepada siswa selama pembelajaran daring, tetapi tetap menghadirkan pendampingan dari guru agar materi pelajaran dapat diterima secara optimal.

"Kita tentu berharap pembelajaran tetap berjalan. Jangan sampai karena kondisi udara tidak sehat, pendidikan anak-anak ikut terganggu. Guru dan pihak sekolah harus memastikan PJJ tetap efektif dan anak-anak tetap mendapatkan materi pembelajaran," ujarnya.

Sabarudi berharap kondisi kabut asap segera membaik sehingga aktivitas belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali berlangsung dengan aman.

"Harapan kita kondisi udara segera membaik. Anak-anak bisa kembali belajar di sekolah dengan aman dan nyaman. Tetapi selama udara masih tidak sehat, langkah pencegahan seperti ini memang perlu dilakukan," tuturnya.

Keputusan menghentikan sementara pembelajaran tatap muka diambil setelah Pemko Pekanbaru menggelar rapat koordinasi hingga larut malam yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah dan instansi terkait.

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memberikan laporan mengenai kondisi kualitas udara di Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan, keputusan tersebut merupakan bentuk perlindungan terhadap peserta didik di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.

"Kepada seluruh orang tua/wali murid di Kota Pekanbaru, saya sampaikan bahwa besok, Pemko Pekanbaru memutuskan untuk meniadakan sementara aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah dan menggantinya dengan PJJ," ujar Agung Nugroho.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, kualitas udara di Pekanbaru berada pada kategori tidak sehat, sehingga pemerintah memilih langkah pencegahan untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap anak-anak.

Walikota juga meminta seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik memastikan proses belajar secara daring tetap berjalan efektif dengan melibatkan komunikasi aktif bersama orang tua siswa.

"Kepada seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik, saya minta memastikan pembelajaran daring tetap berjalan dengan baik serta terus berkoordinasi dengan orang tua/wali murid," pungkasnya.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pedagang ayam Pekanbaru.(ilustrasi/int)Tak Hanya MBG, DPRD Ungkap Faktor Lain Penyebab Harga Ayam Pekanbaru Meroket
Alam Cahayo Tuah.Perjalanan Tuntas di Tepian Narosa, Alam Cahayo Tuah Nagoghi Sabet Gelar Juara
Kabut asap pekat selimuti jalan lintas timur.(foto: barkah/halloriau.com)Ganggu Aktivitas dan Kesehatan Warga, Kabut Asap Kini Selimuti Inhu saat Prabowo ke Riau
MotoGP.Persaingan Kian Ketat, Ini Jadwal Lengkap MotoGP Aragon 2026
Presiden Prabowo Subianto.Prabowo Soroti Karhutla Riau, BPBD Sebut Sekitar 900 Hektare Lahan Masih Terbakar
  Sekolah di Kota Pekanbaru diliburkan akibat kabut asap.(foto: barkah/halloriau.com)Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, DPRD Dukung PJJ untuk Lindungi Anak-anak
 Ketua DPD Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Riau, Dede Firmansyah (foto/ist)Kabut Asap Pekat Selimuti Pekanbaru, Asita Riau Khawatir Pariwisata Kembali Terpukul
Presiden Prabowo Subianto.(foto: mcr)Kabut Asap Menyelimuti, Prabowo Nilai Kolaborasi Penanganan Karhutla di Riau Sangat Baik
Presiden Prabowo Subianto ke Riau tinjau karhutla.(foto: int)Prabowo Perintahkan Bawa 3 Pelaku Karhutla Riau ke Jakarta, Ada Dugaan Libatkan Perusahaan Besar
Dosen Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Riau (UIR) Gusman Nawanir, ST., M.Sc., Ph.D.Konsisten Publikasi Ilmiah, Dosen FEB UIR Raih Pengakuan World’s Top 5% Scientists SciRank Global
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved