PEKANBARU - Momen Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang jatuh pada Jumat (4/9/2026) bukan lagi sekadar ajang seremonial bagi-bagi hadiah bagi perusahaan telekomunikasi.
Di tengah ketatnya persaingan digital, momen ini justru menjadi pembuktian sejauh mana operator seluler mampu menjawab tuntutan riil masyarakat Pekanbaru yang semakin kritis, kuota data raksasa, harga yang mengerti kondisi dompet, hingga kepraktisan internet rumah tanpa kabel.
Ekspektasi tinggi masyarakat ini tidak ditampik oleh pihak Indosat. Mengakui bahwa keluhan dan masukan konsumen adalah penentu arah bisnis, perusahaan terpaksa harus terus beradaptasi jika tidak ingin ditinggalkan penggunanya di wilayah Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng).
Head of Distribution Indosat Regional Central Sumatera, Agung Hery Purwanto menegaskan, posisi pelanggan saat ini jauh lebih vital dibanding sekadar penyumbang omzet perusahaan.
Ia memposisikan masukan keras dari pelanggan sebagai sistem navigasi utama bagi inovasi layanan Indosat.
"Pelanggan bukan sekadar angka maupun pendapatan, tetapi merupakan mitra, guru sekaligus kompas bagi perusahaan untuk terus berkembang," ungkap Agung.
Agung secara blak-blakan menyoroti pola konsumsi digital masyarakat Riau yang terus berubah.
Ia menyebut, mayoritas masukan dan kritik yang diterima gerai-gerai Indosat saat ini mengerucut pada tiga desakan utama, kebutuhan kuota internet yang semakin besar untuk mobilitas, paket data yang lebih ekonomis di tengah dinamika ekonomi, dan tren peralihan menuju layanan internet rumahan berbasis nirkabel (wireless).
Sebagai bentuk mitigasi atas tuntutan tersebut, Indosat berupaya memperkuat infrastruktur pelayanannya di Pekanbaru.
Mereka memperluas jangkauan akses konsultasi dan pengaduan tidak hanya melalui aplikasi, tetapi juga lewat optimalisasi gerai resmi serta ribuan jaringan outlet mitra yang tersebar hingga ke pelosok daerah.
Tentu saja, sebagai bentuk retensi pelanggan di momen Harpelnas, perusahaan tetap menyuntikkan 'pemanis' layanan.
Pelanggan yang aktif menggunakan aplikasi dijanjikan penawaran eksklusif berupa bonus kuota dan potongan harga paket khusus, sementara pengunjung gerai fisik berkesempatan mendapatkan berbagai merchandise apresiasi.
Namun pada akhirnya, Agung menyadari bahwa kepuasan jangka panjang tidak bisa hanya dibeli dengan promo sesaat. Inovasi teknologi yang tepat gunalah yang akan mempertahankan loyalitas pengguna.
"Kita ingin Indosat terus bertumbuh dan bisa meng-empower Indonesia, memenuhi kebutuhan pelanggan sehingga mereka juga bisa bertumbuh bersama layanan yang kita siapkan," pungkasnya.