www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
TPID Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Pekanbaru dan Kampar, Cek Jadwal dan Lokasinya
 
Operasi Jantung Tak Bisa Sembarangan Waktu, Dokter Eka Hospital Pekanbaru Beberkan Faktanya
Sabtu, 07 Maret 2026 - 14:01:27 WIB
Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Eka Hospital Pekanbaru, dr Brilliant SpBTKV dalam kegiatan media gathering dan buka puasa bersama di Sky Lounge Lantai 7 Grand Central Hotel.(foto: meri/halloriau.com)
Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Eka Hospital Pekanbaru, dr Brilliant SpBTKV dalam kegiatan media gathering dan buka puasa bersama di Sky Lounge Lantai 7 Grand Central Hotel.(foto: meri/halloriau.com)

PEKANBARU – Penentuan waktu tindakan operasi jantung menjadi faktor krusial yang sangat menentukan keberhasilan pengobatan pasien.

Selain kemampuan dokter dan kecanggihan teknologi medis, ketepatan waktu operasi dapat menjadi penentu keselamatan dan proses pemulihan pasien.

Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Eka Hospital Pekanbaru, dr Brilliant SpBTKV, dalam kegiatan media gathering dan buka puasa bersama yang digelar di Sky Lounge Lantai 7 Grand Central Hotel Pekanbaru, Jumat (6/3/2026).

Menurut dr Brilliant, dalam praktik medis, operasi jantung tidak selalu dilakukan secara langsung setelah diagnosis ditegakkan.

Ada klasifikasi waktu tertentu yang digunakan dokter untuk menentukan kapan tindakan bedah harus dilakukan.

“Dalam dunia medis ada klasifikasi waktu tertentu untuk melakukan operasi jantung. Penentuan waktu ini sangat bergantung pada kondisi pasien secara menyeluruh, terutama stabilitas hemodinamik dan tingkat risiko klinis,” ujar dr Brilliant.

Ia menjelaskan bahwa secara umum tindakan operasi jantung dibagi menjadi tiga kategori utama, yakni elektif, urgensi, dan emergensi.

Kategori pertama adalah operasi elektif, yaitu tindakan yang dilakukan secara terencana. Pada kondisi ini pasien biasanya dalam keadaan relatif stabil sehingga tim medis memiliki waktu yang cukup untuk melakukan berbagai pemeriksaan penunjang serta mempersiapkan prosedur operasi secara maksimal.

Kategori kedua adalah operasi urgensi, yang harus dilakukan dalam waktu relatif cepat setelah indikasi medis ditetapkan.

“Operasi urgensi biasanya dilakukan dalam rentang 24 hingga 72 jam karena kondisi pasien berpotensi memburuk jika tindakan ditunda,” jelasnya.

Sementara kategori ketiga adalah operasi emergensi, yaitu tindakan yang harus segera dilakukan karena kondisi pasien sudah berada pada tahap yang mengancam nyawa.

“Pada situasi emergensi, operasi harus dilakukan secepat mungkin untuk menyelamatkan nyawa pasien,” tegas dr Brilliant.

Selain klasifikasi tersebut, dokter juga menekankan pentingnya menentukan window of opportunity atau waktu paling ideal untuk melakukan tindakan bedah jantung.

Menurutnya, keputusan operasi tidak boleh dilakukan terlalu cepat maupun terlalu lama ditunda karena keduanya memiliki risiko tersendiri.

“Operasi yang terlalu cepat bisa memicu peradangan, perdarahan, atau ketidakstabilan fungsi jantung. Sebaliknya jika terlalu lama ditunda, kerusakan pada otot jantung bisa menjadi permanen,” paparnya.

Waktu terbaik untuk melakukan operasi, lanjutnya, adalah ketika kondisi pasien sudah relatif stabil.

Misalnya setelah serangan jantung berhasil ditangani, tekanan darah telah terkontrol dengan obat, serta keluhan utama seperti nyeri dada atau sesak napas mulai berkurang.

“Timing yang baik adalah saat kondisi jantung sudah lebih optimal, tekanan darah sudah terkontrol dengan obat, dan keluhan pasien seperti nyeri dada serta sesak napas sudah berkurang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Brilliant juga menyoroti perkembangan layanan bedah jantung di Provinsi Riau yang semakin maju dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, perkembangan signifikan mulai terlihat sejak sekitar 2015 dan semakin meningkat pada 2018 seiring dengan hadirnya teknologi medis yang lebih modern.

Kini sejumlah fasilitas penting untuk operasi jantung telah tersedia di berbagai rumah sakit di Riau, termasuk di Eka Hospital Pekanbaru, sehingga masyarakat tidak selalu harus dirujuk ke luar provinsi untuk mendapatkan tindakan medis tersebut.

Melalui kegiatan edukasi ini, pihak rumah sakit berharap masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan jantung dan segera melakukan pemeriksaan medis jika mengalami gejala yang mencurigakan.

Gejala seperti nyeri dada, sesak napas, mudah lelah, atau jantung berdebar tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda awal gangguan jantung.

“Operasi bukan satu-satunya jalan. Tidak semua gangguan jantung harus ditangani dengan operasi, tetapi gejala yang muncul tidak boleh diabaikan. Pemeriksaan sejak dini sangat penting agar diagnosis dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” tutup dr Brilliant.

Penulis: Meri
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Warga antusias berbelanja selama operasi pasar murah di Riau (foto/ist)TPID Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Pekanbaru dan Kampar, Cek Jadwal dan Lokasinya
PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP).PT TPP Miliki Komitmen Kuat Cegah Karhutla, Sistem Tanggap Darurat Dinilai Sangat Baik oleh Polri
Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari (foto/ist)Tunggakan Pajak Kendaraan di Riau Hampir Rp500 M, Pekanbaru Penyumbang Terbesar
  Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.SF Hariyanto Ingatkan Daerah Jangan Telat Bayar Gaji PPPK, Siap Dibantu Pemprov Riau
Warga di Jalan Jati Jajar I, Kulim keluhkan rumah dipenuhi lalat dari pagi hingga malam (foto/ist)Rumah Dipenuhi Lalat Sepanjang Hari, Warga Kulim Desak Pemko Turun Tangan
Menteri LH, Jumhur dorong pelaku usaha garap bisnis karbon (foto/kompas)Menteri LH: Bisnis Karbon dan Biodiversitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved