KUANSING - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) memastikan kunjungan kerja Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf ke Teluk Kuantan pada Agustus 2026 menjadi salah satu agenda strategis yang dinantikan masyarakat.
Selain dijadwalkan membuka secara resmi Festival Pacu Jalur 2026, Mensos juga akan meresmikan Sekolah Rakyat yang telah dibangun di Kabupaten Kuansing.
Rangkaian kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada pembukaan Festival Pacu Jalur 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, yang digelar pada 19–23 Agustus 2026 mendatang.
Kepastian agenda itu diperoleh setelah Plt Bupati Kuansing, H Muklisin bersama jajaran pejabat Pemkab Kuansing melakukan audiensi dengan Mensos Saifullah Yusuf dan Wakil Mensos Agus Jabo Priyono di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Mensos menyatakan komitmennya untuk menghadiri pembukaan festival budaya berskala nasional tersebut sekaligus meresmikan Sekolah Rakyat, dengan catatan tidak ada penugasan mendadak dari Presiden RI.
"Alhamdulillah, kami telah melakukan audiensi dengan Bapak Mensos Saifullah Yusuf dan Bapak Wakil Mensos Agus Jabo Priyono," ucap Muklisin, Kamis (6/8/2026).
"Insya Allah Bapak Menteri akan hadir pada pembukaan event Nasional Pacu Jalur 2026 sekaligus meresmikan Sekolah Rakyat di Kuansing, selama tidak ada tugas mendadak dari Bapak Presiden RI," sambungnya.
Muklisin menilai, rencana kehadiran Mensos menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Kuansing, terutama dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Festival Pacu Jalur sendiri merupakan agenda budaya tahunan yang telah menjadi ikon pariwisata Kabupaten Kuansing dan masuk dalam kalender event nasional.
Kehadiran Mensos diharapkan semakin meningkatkan eksposur festival tersebut di tingkat nasional.

Di sisi lain, peresmian Sekolah Rakyat menjadi momentum penting dalam pelaksanaan program prioritas pemerintah yang bertujuan memperluas kesempatan memperoleh pendidikan bagi masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Pemkab Kuansing juga menyampaikan aspirasi agar tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat nantinya diprioritaskan berasal dari putra-putri daerah.
Menurut Muklisin, usulan tersebut mendapat tanggapan positif dari Kemensos.
"Di sela-sela audiensi, kami juga meminta agar tenaga pendidik maupun petugas yang bertugas di Sekolah Rakyat diprioritaskan berasal dari putra-putri daerah," ucapnya.
"Alhamdulillah, usulan tersebut mendapat respons positif dan disetujui oleh Kemensos sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku," tambahnya.
Ia berharap kebijakan tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi sumber daya manusia lokal di Kabupaten Kuansing.
Selain membahas persiapan kunjungan Mensos, audiensi juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara Pemkab Kuansing dan Kemensos dalam menjalankan berbagai program kesejahteraan sosial.
Pembahasan turut mencakup pengembangan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program unggulan pemerintah yang diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Muklisin menegaskan, Pemkab Kuansing akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah pusat agar berbagai program strategis dapat direalisasikan dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Plt Bupati didampingi Kepala BPKAD H Jafrinaldi, Kepala Bappeda Hendra Roza, Plt Kepala DLH Dodi Fitriawan, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kuansing.(infotorial)