www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Penyegaran Birokrasi Dimulai, Agung Nugroho Lantik 16 Pejabat Baru di Lingkungan Pemko Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Remaja Tewas Tertimbun Longsor di Bekas PETI, Ini Kata Kapolres Kuansing
Selasa, 14 Juli 2026 - 13:26:44 WIB
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana (foto/tribunpku)
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana (foto/tribunpku)

KUANSING – Tragedi memilukan terjadi di lokasi bekas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Seorang remaja berinisial AP (15), warga Desa Pulau Banjar Kari, meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas secara tradisional, Senin (13/7/2026) sore.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di kawasan eks galian PETI yang sebelumnya telah ditertibkan aparat. Meski aktivitas tambang ilegal sudah tidak lagi berlangsung, lokasi tersebut masih didatangi warga untuk mencari sisa-sisa emas secara tradisional.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menjelaskan, korban datang ke lokasi bersama dua rekannya, Abi (16) dan Alvin (18), dengan tujuan mencari emas.

"Korban bersama dua temannya, Abi (16) dan Alvin (18), datang ke lokasi untuk mencari emas. Saat tiba di lokasi, hari mulai gelap sehingga korban meminta kedua temannya mencari senter," ujar AKBP Hidayat Perdana, Selasa (14/7/2026).

Saat kedua rekannya pergi mencari penerangan, korban diduga lebih dahulu turun ke kolam bekas tambang untuk mendulang emas. Namun nahas, tebing di sekitar lokasi tiba-tiba longsor dan menimbun tubuh korban.

Ketika Abi dan Alvin kembali, korban sudah tidak terlihat. Mereka kemudian menyadari telah terjadi longsoran dan korban diduga tertimbun material tanah.

Sekitar pukul 19.30 WIB, Abi memberi tahu orang tua korban. Bersama keluarga, mereka mendatangi lokasi dan berupaya melakukan penyelamatan secara manual menggunakan cangkul. Namun proses pencarian sempat terkendala karena terjadi longsor susulan yang kembali menimbun tubuh korban.

"Lubang tempat tertimbunnya korban berdiameter sekitar dua meter dengan kedalaman sekitar tiga meter, sedangkan ketinggian tebing lebih kurang tujuh meter," ungkap AKBP Hidayat Perdana.

Setelah korban berhasil dievakuasi, personel Polsek Kuantan Tengah menyarankan agar jenazah dibawa ke RSUD untuk dilakukan autopsi.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah terbiasa mencari emas secara tradisional sejak lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP). Aktivitas tersebut dilakukan untuk memperoleh uang jajan.

Kapolres Kuansing menegaskan, kejadian ini menjadi peringatan bahwa kawasan bekas tambang ilegal tetap menyimpan risiko tinggi meski aktivitas PETI telah dihentikan.

"Kami sudah berulang kali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas PETI karena tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan," tegasnya.

Ia meminta perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk aktif mengingatkan warga agar tidak lagi memasuki kawasan bekas tambang ilegal yang rawan longsor dan membahayakan keselamatan.

"Lokasi telah kami pasangi garis polisi. Kami minta masyarakat tidak mendekati kolam maupun galian bekas PETI agar musibah seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.Penyegaran Birokrasi Dimulai, Agung Nugroho Lantik 16 Pejabat Baru di Lingkungan Pemko Pekanbaru
ilustrasi.Jadwal Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Siapa yang Akan Angkat Trofi?
Koordinator TRC RPK PT Arara Abadi-APP Group, M Sutrisno (kanan) bersama FOMHead PT Arara Abadi-APP Group, Richard Sudinardo Sihombing.(foto: barkah/halloriau.com)Impian Bisa Naik Helikopter Bawa Sutrisno Berkali-kali Bertaruh Nyawa jadi Garda Terdepan Pemadam Karhutla
Bupati Pelalawan, Zukri saat membuka TMMD ke-129 di Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)TMMD ke-129 Resmi Dibuka di Pelalawan, Jalan, Jembatan dan RTLH Jadi Prioritas
Travel Umrah Detofa mulai bayarkan refund jemaah usai dipolisikan.(foto: mimi/halloriau.com)Travel Umroh Detofa Janjikan Refund Selesai Maksimal 5 Bulan Usai Dipolisikan Jemaah
  ist.Mitsubishi Siapkan Kejutan Besar, Dua Model Baru Resmi Melantai Hari Ini
ilustrasi.Fantastis! Ekspor Sawit Riau Melonjak 13,54 Persen, Kuasai Lebih dari Separuh Ekspor Nonmigas
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra SH di RT 03 RW 03, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki.(foto: mimi/halloriau.com)Reses Perdana Aidhil Nur Putra Diserbu Aspirasi Warga Payung Sekaki, Bansos Jadi Sorotan
Kajari Rohil sambangi Lapas baru Ujung Tanjung.(foto: afrizal/halloriau.com)Kunjungi Lapas Baru Bagansiapiapi, Kajari Rohil Tekankan Pembinaan Warga Binaan
Bupati Siak, Afni panen buah melon hasil tanam petani Dayun.(foto: rri.co.id)Inovasi Petani Siak Ubah Lahan Gambut Jadi Sentra Hortikultura Produktif
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved