www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tambang Emas Ilegal Kian Mengkhawatirkan, Kuansing Bentuk Satgas Khusus
Selasa, 23 Juni 2026 - 20:47:35 WIB
Aktivitas PETI di Kuansing.(ilustrasi/int)
Aktivitas PETI di Kuansing.(ilustrasi/int)

KUANSING - Upaya menghentikan kerusakan lingkungan akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi memasuki babak baru.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik tambang ilegal yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Langkah tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Ruang Rapat Multimedia Teluk Kuantan, Selasa (23/6/2026).

Pertemuan itu dipimpin langsung Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby MM dan dihadiri Kajari Kuansing Muhammad Harun Sunadi MH, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, perwakilan Kodim 0302/Inhu, organisasi perangkat daerah, para camat, kepala desa, hingga unsur Dubalang Kuantan.

Dalam forum tersebut, Kejari Kuansing menegaskan bahwa persoalan PETI bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan persoalan multidimensi yang berdampak luas terhadap lingkungan, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat.

Aktivitas pertambangan ilegal disebut berpotensi mempercepat kerusakan ekosistem, mencemari aliran sungai, mengganggu kawasan hutan, hingga meningkatkan risiko bencana seperti banjir dan longsor.

Dampak lainnya juga menyentuh aspek sosial berupa potensi konflik kepentingan, kesenjangan ekonomi, dan menurunnya kualitas hidup masyarakat di sekitar lokasi tambang.

“Dengan terbentuknya Satgas Terpadu tersebut, kita harap Pemkab melakukan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan secara lebih efektif, terpadu, dan berorientasi pada perlindungan lingkungan serta stabilitas sosial masyarakat,” tegas pihak Kejari Kuansing dalam rapat tersebut.

Kejaksaan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hukum dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Menindaklanjuti usulan tersebut, Bupati Kuansing Suhardiman Amby langsung mengambil langkah cepat dengan membentuk Tim Satgas Terpadu yang melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta perangkat pemerintahan hingga tingkat desa.

Satgas ini dipersiapkan untuk melakukan langkah-langkah preventif dan pengawasan di lapangan sembari menunggu terbitnya petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang saat ini sedang diproses Pemerintah Provinsi Riau.

Pembentukan tim lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan koordinasi yang lebih solid dalam mengendalikan aktivitas PETI sekaligus mencegah munculnya dampak lingkungan yang lebih luas.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana turut menyampaikan dukungannya terhadap pembentukan Satgas Terpadu.

Menurutnya, keberadaan regulasi yang jelas, termasuk Peraturan Gubernur (Pergub), menjadi faktor penting agar upaya penertiban dapat berjalan efektif dan terukur.

Kapolres berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat mampu menciptakan solusi yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial masyarakat yang selama ini bergantung pada aktivitas pertambangan.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved