www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Polisi Bakar Rakit PETI di Belakang Masjid Makkah Kuansing
Jumat, 26 Juni 2026 - 22:05:04 WIB
Pemusnahan rakit PETI.(ilustrasi/int)
Pemusnahan rakit PETI.(ilustrasi/int)

KUANSING - Respons cepat terhadap laporan masyarakat kembali ditunjukkan aparat kepolisian dalam upaya memberantas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuansing.

Satu unit rakit yang diduga digunakan untuk penambangan emas ilegal dimusnahkan personel Polsek Kuantan Tengah di kawasan belakang Masjid Makkah, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Kuantan Tengah.

Penertiban dilakukan pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB setelah polisi menerima informasi dari warga mengenai dugaan aktivitas PETI di lokasi tersebut.

Kapolsek Kuantan Tengah, AKP Linter Sihaloho mengatakan, laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel menuju lokasi.

"Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.40 WIB, petugas menemukan satu unit rakit PETI jenis stinkai berada di tepian sungai yang berada di belakang Masjid Makkah," ujar AKP Linter Sihaloho, Jumat (26/6/2026).

Saat ditemukan, rakit tersebut tidak sedang beroperasi dan tidak ditemukan aktivitas penambangan di sekitar lokasi. Meski demikian, polisi tetap mengambil langkah tegas untuk mencegah sarana tersebut kembali digunakan.

Petugas merusak konstruksi rakit sebelum membakar seluruh peralatan yang diduga dipakai dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin.

Tindakan itu dilakukan agar fasilitas tersebut tidak lagi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal.

Selain melakukan penindakan, personel kepolisian juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai dampak negatif PETI, baik dari sisi hukum maupun kerusakan lingkungan.

"Selain melakukan penindakan, polisi juga menyampaikan sosialisasi kepada warga sekitar. Masyarakat diimbau tidak terlibat dalam aktivitas PETI karena selain melanggar hukum, kegiatan tersebut juga berpotensi merusak lingkungan serta mengancam keselamatan masyarakat," kata AKP Linter.

Ia menegaskan, Polres Kuansing bersama seluruh jajaran akan terus memperkuat langkah preventif maupun represif untuk menekan praktik pertambangan ilegal di wilayah hukumnya.

"Polres Kuansing bersama jajaran berkomitmen untuk terus melakukan pencegahan, penertiban, dan penindakan terhadap aktivitas PETI yang merusak lingkungan serta berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat," ucapnya.

"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak terlibat dalam kegiatan penambangan tanpa izin," tegasnya.

Menurut AKP Linter, keberhasilan penertiban tersebut tidak lepas dari kepedulian masyarakat yang bersedia memberikan informasi kepada aparat.

Ia menilai partisipasi publik menjadi faktor penting dalam menekan praktik tambang emas ilegal di wilayah Kuantan Tengah.

"Kami mengapresiasi masyarakat yang berani melapor. Setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti secara cepat. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas PETI di wilayahnya," pungkasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved