www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tiga Petugas dan Dokter Hewan Diterjunkan, BBKSDA Kejar Harimau Sumatera di Pulau Burung
Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15:23 WIB
BBKSDA Riau datangkan perangkap ke Pulau Burung Inhil untuk evakuasi harimau sumatera.(foto: mcr)
BBKSDA Riau datangkan perangkap ke Pulau Burung Inhil untuk evakuasi harimau sumatera.(foto: mcr)

PEKANBARU - Upaya mengevakuasi harimau Sumatera yang berkeliaran di sekitar permukiman warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Inhil, memasuki tahap baru.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah mengirimkan kandang perangkap ke lokasi untuk menangani satwa liar yang keberadaannya mulai membuat masyarakat khawatir.

Kandang tersebut diberangkatkan dari Tembilahan menuju Pulau Burung menggunakan speedboat pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Perjalanan melalui jalur air itu memerlukan waktu kurang lebih tiga jam.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil, Junaidy mengatakan, pengiriman kandang perangkap merupakan bagian dari langkah penanganan terhadap keberadaan harimau di Desa Danai.

“Kandangnya dikirim kemarin menggunakan speedboat,” kata Junaidy, Selasa (11/8/2026).

Kandang yang dibawa ke lokasi memiliki ukuran cukup besar, yakni panjang 180 sentimeter, lebar 70 sentimeter, dan tinggi 100 sentimeter. Bobotnya mencapai sekitar 135 kilogram.

Dalam perjalanan tersebut, tiga petugas BBKSDA Riau turut menuju lokasi bersama seorang dokter hewan.

Kehadiran dokter hewan menjadi bagian penting dalam proses penanganan satwa, mengingat evakuasi harimau harus dilakukan secara terukur dan memperhatikan keselamatan hewan maupun manusia.

Humas BBKSDA Riau, Reni membenarkan, kandang perangkap telah dikirim ke Desa Danai. Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemasangan untuk mendukung upaya evakuasi.

“Setibanya di Desa Danai, kandang perangkap langsung dipasang. Petugas BBKSDA terus berupaya melakukan evakuasi terhadap harimau tersebut,” ungkap Reni.

Tim BBKSDA Riau juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan harimau yang diduga masih berada di sekitar wilayah aktivitas masyarakat.

Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan. Di satu sisi, warga perlu terlindungi dari potensi konflik dengan satwa liar.

Di sisi lain, harimau Sumatera merupakan satwa dilindungi yang harus ditangani sesuai prosedur konservasi.

Kekhawatiran warga Desa Danai belum sepenuhnya mereda. Jejak baru yang diduga kuat merupakan jejak harimau kembali ditemukan di sekitar wilayah tersebut.

Masyarakat setempat bahkan memberikan sebutan Datuk Belang kepada harimau yang masih berkeliaran itu.

Kades Danai, Halim menuturkan, kemunculan jejak baru memperkuat dugaan bahwa satwa tersebut masih berada di sekitar wilayah desa.

Situasi itu membuat sebagian warga membatasi aktivitas, terutama di lokasi yang diduga menjadi jalur pergerakan harimau.

“Harapan kami harimau ini segera dievakuasi. Selama masih berkeliaran, warga masih takut beraktivitas,” ujar Halim.

Ia berharap proses evakuasi dapat segera berhasil sehingga masyarakat kembali merasa aman menjalankan aktivitas sehari-hari.

Halim meminta masyarakat tetap berhati-hati dan mengurangi aktivitas di kawasan yang diduga menjadi lintasan harimau selama proses evakuasi berlangsung.

Langkah tersebut penting untuk menghindari pertemuan langsung antara manusia dengan satwa liar, terutama di area yang menjadi habitat atau jalur jelajah harimau.

Harimau Sumatera (Panthera tigris Sumaterae) merupakan satwa liar yang dilindungi. Karena itu, keberadaannya tetap harus dijaga, termasuk ketika satwa tersebut memasuki atau mendekati kawasan yang digunakan manusia.

Penanganan konflik manusia dan satwa liar membutuhkan langkah yang hati-hati agar keselamatan masyarakat dapat terjamin tanpa mengabaikan aspek konservasi.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved