www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Basarnas Temukan Satu Korban Pompong Tenggelam di Meranti, Lainnya Belum Ditemukan
Rabu, 05 Agustus 2026 - 16:29:41 WIB
Proses evakuasi korban pompong tenggelam di perairan Desa Mengkikip, Meranti.(foto: mcr)
Proses evakuasi korban pompong tenggelam di perairan Desa Mengkikip, Meranti.(foto: mcr)

PEKANBARU – Operasi pencarian korban kapal pompong yang tenggelam di perairan Desa Mengkikip, Kabupaten Kepulauan Meranti, memasuki hari ketiga dengan perkembangan penting.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu dari dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih belum ditemukan hingga Rabu (5/8/2026) sore.

Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi hasil pertama sejak operasi pencarian dimulai usai insiden kapal karam yang terjadi pada Minggu (3/8/2026) pagi. Tim SAR memastikan pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat kapal pompong melintasi perairan Desa Mengkikip.

"Berdasarkan informasi yang diterima dari Kanit Polair Meranti, kapal pompong berangkat dari Kampung Balak sekitar pukul 08.00 WIB menuju Sungai Metas untuk mengambil dan menebang pohon sagu," ujar Prima, Rabu (5/8/2026).

"Kapal membawa empat orang penumpang. Saat berada di perairan Desa Mengkikip, kapal dilaporkan karam," sambungnya.

Dalam insiden tersebut, dua penumpang berhasil menyelamatkan diri, yakni Iv (30) dan B (30), yang merupakan warga Desa Kampung Balak.

Sementara itu, dua penumpang lainnya, Ibl (25), warga Desa Kampung Balak, serta Am (50), warga Desa Teluk Belitung, dinyatakan hilang sehingga memicu operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Prima menjelaskan, operasi SAR dimulai sejak Minggu sore dengan mengerahkan tujuh personel Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti ke lokasi kejadian.

"Tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi, namun belum menemukan korban," sebutnya.

Memasuki hari kedua, Selasa (4/8/2026), area pencarian diperluas hingga lima mil laut persegi. Namun hingga operasi dihentikan sementara pada sore hari, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

Perkembangan baru terjadi pada hari ketiga operasi. Setelah briefing pagi dan perluasan area pencarian menjadi tujuh mil laut persegi, Tim SAR menerima laporan masyarakat sekitar pukul 12.25 WIB mengenai penemuan satu korban.

"Korban diketahui bernama Am (50), warga Desa Teluk Belitung. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka," ungkapnya.

Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan kembali menyisir lokasi hingga pukul 18.00 WIB.

Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil untuk menemukan Ibl (25), yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Operasi pencarian kemudian dihentikan sementara pada Rabu sore dan dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Kamis (6/8/2026) mulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan seluruh unsur SAR Gabungan sesuai rencana operasi.

Tim berharap kondisi cuaca dan perairan mendukung proses pencarian sehingga korban terakhir dapat segera ditemukan.

Sumber: mediacenterriau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved