www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Mencegah Karhutla Muncul Lagi, BPBD Riau Tetap Siagakan Tim Pemadam di Bekas Kebakaran
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Basarnas Temukan Satu Korban Pompong Tenggelam di Meranti, Lainnya Belum Ditemukan
Rabu, 05 Agustus 2026 - 16:29:41 WIB
Proses evakuasi korban pompong tenggelam di perairan Desa Mengkikip, Meranti.(foto: mcr)
Proses evakuasi korban pompong tenggelam di perairan Desa Mengkikip, Meranti.(foto: mcr)

PEKANBARU – Operasi pencarian korban kapal pompong yang tenggelam di perairan Desa Mengkikip, Kabupaten Kepulauan Meranti, memasuki hari ketiga dengan perkembangan penting.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu dari dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih belum ditemukan hingga Rabu (5/8/2026) sore.

Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi hasil pertama sejak operasi pencarian dimulai usai insiden kapal karam yang terjadi pada Minggu (3/8/2026) pagi. Tim SAR memastikan pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat kapal pompong melintasi perairan Desa Mengkikip.

"Berdasarkan informasi yang diterima dari Kanit Polair Meranti, kapal pompong berangkat dari Kampung Balak sekitar pukul 08.00 WIB menuju Sungai Metas untuk mengambil dan menebang pohon sagu," ujar Prima, Rabu (5/8/2026).

"Kapal membawa empat orang penumpang. Saat berada di perairan Desa Mengkikip, kapal dilaporkan karam," sambungnya.

Dalam insiden tersebut, dua penumpang berhasil menyelamatkan diri, yakni Iv (30) dan B (30), yang merupakan warga Desa Kampung Balak.

Sementara itu, dua penumpang lainnya, Ibl (25), warga Desa Kampung Balak, serta Am (50), warga Desa Teluk Belitung, dinyatakan hilang sehingga memicu operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Prima menjelaskan, operasi SAR dimulai sejak Minggu sore dengan mengerahkan tujuh personel Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti ke lokasi kejadian.

"Tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi, namun belum menemukan korban," sebutnya.

Memasuki hari kedua, Selasa (4/8/2026), area pencarian diperluas hingga lima mil laut persegi. Namun hingga operasi dihentikan sementara pada sore hari, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

Perkembangan baru terjadi pada hari ketiga operasi. Setelah briefing pagi dan perluasan area pencarian menjadi tujuh mil laut persegi, Tim SAR menerima laporan masyarakat sekitar pukul 12.25 WIB mengenai penemuan satu korban.

"Korban diketahui bernama Am (50), warga Desa Teluk Belitung. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka," ungkapnya.

Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan kembali menyisir lokasi hingga pukul 18.00 WIB.

Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil untuk menemukan Ibl (25), yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Operasi pencarian kemudian dihentikan sementara pada Rabu sore dan dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Kamis (6/8/2026) mulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan seluruh unsur SAR Gabungan sesuai rencana operasi.

Tim berharap kondisi cuaca dan perairan mendukung proses pencarian sehingga korban terakhir dapat segera ditemukan.

Sumber: mediacenterriau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kepala BPBD Damkar Provinsi Riau, M. Edy Afrizal (foto/int)Mencegah Karhutla Muncul Lagi, BPBD Riau Tetap Siagakan Tim Pemadam di Bekas Kebakaran
Ilustrasi Pemko Pekanbaru terus kebut perbaikan jalan (foto/int)DPRD Apresiasi Pemko Pekanbaru Perbaiki Jalan Limbungan Rumbai
Ilustrasi hotspot Riau tembus 346 titik (foto/int)Hotspot Riau Melonjak, Inhil Membara 111 Titik Panas
Ilustrasi cuaca di Riau minim peluang hujan (foto/int)Minim Potensi Hujan, BMKG Prediksi Cuaca Riau Dominan Berawan
Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho.Atasi Genangan, Pemko Pekanbaru Perbaiki Drainase di Enam Ruas Jalan
  Mahasiswa Universitas Riau ciptakan bata ringan ramah lingkungan dari limbah cangkang sawit (foto/ist)Mahasiswa Unri Sulap Limbah Cangkang Sawit Jadi Bata Ringan Ramah Lingkungan
Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal (foto/int)Sekolah SD dan SMP Negeri Pekanbaru Dapat Dana Operasional Rp2 M
Ilustrasi Koalisi Untuk Gajah Pelalawan soroti sidang kasus perburuan gading gajah (foto/riki)Koalisi Minta Sidang Kasus Perburuan Gajah Pelalawan Transparan dan Bongkar Jaringan Perdagangan
Ilustrasi luas Karhutla Riau tembus 18.770 hektare (foto/int)87,9 Hektare Lahan Kembali Terbakar, Total Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektare
Ketua APHI Soewarso.APHI Nilai Inpres Karhutla Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved