www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Ingatkan PUPR, Perbaikan Jalan dan Drainase Jangan Asal Kejar Target
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Bupati dan Sekda Menghilang, OTT KPK di Kuansing Bocor?
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:48:17 WIB
KPK OTT di Kuansing.(ilustrasi/int)
KPK OTT di Kuansing.(ilustrasi/int)

JAKARTA - Dugaan kebocoran informasi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menjadi perhatian serius lembaga antirasuah.

KPK memastikan akan menelusuri sumber informasi yang diduga membuat sejumlah pihak belum berhasil diamankan saat operasi berlangsung.

Operasi senyap yang digelar pada Senin (29/6/2026) itu berkaitan dengan dugaan suap dalam proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kuansing.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengakui adanya informasi mengenai dugaan kebocoran OTT tersebut.

Meski demikian, penyidik saat ini masih memprioritaskan pencarian terhadap Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Kuansing Zulkarnaen yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

"Kami akan terus menelusuri informasi tersebut (OTT bocor), yang pasti memang tim melakukan pencarian kepada pihak terkait di antaranya Bupati dan Sekda yang sampai saat ini belum ditemukan posisinya," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan praktik suap yang berkaitan dengan pengisian jabatan Sekdakab Kuansing.

"Diduga demikian. Jadi suap ini diduga untuk jabatan Sekda Kabupaten Kuansing," ujar Budi.

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 10 orang. Sebanyak sembilan orang ditangkap di Kabupaten Kuansing, sedangkan satu orang lainnya diamankan di Jakarta.

Setelah melakukan gelar perkara, pimpinan KPK memutuskan menaikkan penanganan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

"Sehingga dalam proses atau tahap penyidikan ini, KPK kemudian nanti akan menetapkan para pihak sebagai tersangkanya," jelasnya.

Dari sepuluh orang yang diamankan, lima orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Mereka terdiri atas tiga orang dari pihak swasta, seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kuansing, serta satu orang yang merupakan anggota keluarga penyelenggara negara atau ASN.

Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mendalami konstruksi perkara, termasuk dugaan aliran dana dan peran masing-masing pihak dalam kasus tersebut.

Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik juga menyita barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

Barang bukti yang diamankan meliputi Barang Bukti Elektronik (BBE) serta satu unit mobil yang diduga digunakan sebagai bagian dari instrumen pemberian suap.

Seluruh barang bukti tersebut kini sedang dianalisis untuk memperkuat pembuktian dalam proses penyidikan.

Di tengah proses penyidikan yang terus berjalan, KPK mengimbau Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnaen agar bersikap kooperatif dengan memenuhi panggilan penyidik.

Menurut Budi, keterangan kedua pejabat tersebut sangat diperlukan untuk mengungkap secara utuh dugaan suap yang kini tengah diusut.

"KPK mengimbau kepada Bupati dan Sekdakab Kuansing agar kooperatif dan menyerahkan diri ke KPK karena keterangan dari Bupati dan juga Sekda dibutuhkan dalam proses hukum yang sedang berjalan di KPK saat ini," tegas Budi.

Penyidik juga memastikan akan mendalami seluruh informasi, termasuk dugaan adanya kebocoran operasi sebelum OTT berlangsung, guna memastikan proses penegakan hukum berjalan secara menyeluruh.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru, H Roni Amriel, MH (foto/int)DPRD Pekanbaru Ingatkan PUPR, Perbaikan Jalan dan Drainase Jangan Asal Kejar Target
BYD Atto 1.Atto 1 Jadi Andalan, Penjualan BYD di Indonesia Capai 46.700 Unit
Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Edwar Riansyah (foto/int)PUPR Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan, Sisa 12 Km Ditargetkan Rampung Desember
Ilustrasi Dumai dan Inhu terbanyak (foto/int)Hotspot di Sumatra Capai 280, Riau Terdeteksi 9 Titik Tersebar di Lima Wilayah
Ditutup Wabup Hendrizal, Inhu Expo 2026 hadirkan hiburan hingga pembagian doorprize (foto/ist)Inhu Expo 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Malam Penutupan di RTH Rengat
  Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.Masuki Musim Penghujan, SF Hariyanto Minta Warga Tak Abaikan Potensi Bencana
Marc dan Alex Marquez berjaya di Sepang, Malaysia (foto/Sc IG MotoGP)Marc Marquez Juara MotoGP Malaysia 2026, Pedro dan Alex Lengkapi Podium
Bambang Prayetno menyampaikan kata sambutan usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Dumai Periode 2026-2029 pada Konferkot PWI Dumai (foto/ist)Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
PWA Riau gelar diskusi parenting, orang tua diajak kenali minat dan bakat anak sejak dini (foto/ist)PWA Riau dan Umri Kolaborasi, Bahas Pentingnya Kesehatan dalam Pembangan Potensi Anak
Polisi tangkap seorang DPO Curat dana ATM yang viral di Ukui (foto/Andy)Seorang DPO Curat Dana ATM Viral Diciduk Tim Polsek Ukui di Medan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved