www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus Pembunuhan IRT di Rumbai Pekanbaru
Barang Sering Hilang dan Tabiat Buruk Mantan Menantu Jadi Alasan Dimaris Isni Pasang CCTV
Jumat, 01 Mei 2026 - 16:24:31 WIB
Tangkapan layar para pelaku sesaat sebelum mengeksekusi korban.(foto: tribunpekanbaru.com)
Tangkapan layar para pelaku sesaat sebelum mengeksekusi korban.(foto: tribunpekanbaru.com)

PEKANBARU - Perkembangan terbaru muncul dalam penyelidikan kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap Dimaris Isni Sitio (60) di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, yang terjadi Rabu (29/4/2026).

Informasi terbaru menyebutkan, satu dari empat orang yang terekam kamera pengawas diduga memiliki hubungan keluarga dengan korban. Sosok tersebut disebut sebagai mantan istri dari anak korban yang telah lama berpisah.

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, sebelumnya anak korban yang berkebutuhan khusus pernah menikah dengan seorang perempuan dari kampung. Namun pernikahan itu tidak berlangsung lama.

“Beberapa bulan setelah menikah, perempuan itu kabur. Tapi ternyata masih berada di Pekanbaru,” ungkap sumber tersebut.

Sebelum tragedi terjadi, keluarga korban disebut kerap kehilangan barang dari dalam rumah. Kejadian tersebut diduga terjadi saat rumah dalam keadaan kosong.

“Barang-barang sering hilang. Karena itu dipasang CCTV di rumah tersebut,” kata sumber itu, Jumat (1/5/2026).

Pemasangan kamera pengawas inilah yang kemudian menjadi petunjuk penting dalam mengungkap kronologi kejahatan.

Video CCTV yang beredar luas memperlihatkan rangkaian kejadian tragis tersebut. Dalam rekaman terlihat para pelaku terdiri dari pria dan wanita, datang ke rumah korban.

Seorang perempuan terlihat sempat berbincang dengan korban. Tak lama kemudian, seorang pria datang membawa potongan kayu dan langsung menyerang korban.

Pelaku memukul korban berkali-kali hingga tidak bergerak. Bahkan saat korban sudah tak berdaya, pelaku masih terus melakukan kekerasan sebelum membawa kabur harta benda dari rumah.

Pihak kepolisian memastikan telah mengidentifikasi para terduga pelaku berdasarkan analisis rekaman CCTV.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir, Iptu Dodi Vivino, menyebut jumlah pelaku diperkirakan empat orang, namun kemungkinan bisa bertambah.

“Jumlah pelakunya sekitar 4 orang, namun bisa saja lebih. Ini masih hasil pendalaman sementara dari rekaman CCTV,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menegaskan, identitas para pelaku sudah diketahui dan saat ini tim sedang melakukan pengejaran.

“Dari analisa CCTV, identitas pelaku sudah diketahui dan sedang kami kembangkan untuk penangkapan,” tegasnya.

Tim penyidik juga telah mendatangi keluarga salah satu terduga pelaku berinisial AF. Kakak kandung serta rekannya sempat diamankan untuk dimintai keterangan.

“Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku tidak pernah bertemu pelaku,” jelas Dodi.

Selain itu, polisi turut memeriksa anak laki-laki korban berinisial A. Ia diketahui datang ke rumah korban menggunakan sepeda motor pada hari kejadian dan sempat masuk ke dalam rumah.

Namun A mengaku tidak mengetahui ibunya telah meninggal dunia saat itu. Pemeriksaan intensif masih terus berlangsung.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Dana transfer ke Riau turun Rp3,09 triliun (foto/int)Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik (foto/int)Sempat Merosot, Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Selasa Ini
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
  Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana (foto/int)Ops Patuh LK 2026 Digelar di Pekanbaru, Knalpot Brong dan Balap Liar Disasar
Ilustrasi BMKG memprediksi hujan di sebagian besar Riau (foto/int)BMKG: Hujan lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sekitarnya
Ilustrasi Sumsel dominasi hotspot Sumatera, Riau tercatat nihil (foto/int)Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved