www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Telkomsel Perkuat Kompetensi Digital Guru, Program Terpujilah GURU Hadir di Batam
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sidang Korupsi Japrem Abdul Wahid Cs: KPK Hadirkan 4 Kepala UPT Bersaksi
Rabu, 22 April 2026 - 12:59:26 WIB
Terdakwa kasus dugaan korupsi, Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid saat menjalani sidang di PN Pekanbaru.(foto: tribunpekanbaru.com)
Terdakwa kasus dugaan korupsi, Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid saat menjalani sidang di PN Pekanbaru.(foto: tribunpekanbaru.com)

PEKANBARU – Persidangan dugaan korupsi bermodus pemerasan atau dikenal dengan istilah “jatah preman” (Japrem) di lingkungan Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau kembali bergulir, Rabu (22/4/2026).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan empat pejabat teknis sebagai saksi untuk mengurai alur permintaan setoran yang diduga terjadi sepanjang 2025.

Empat saksi yang memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru yakni Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah II Ardi Irfandi, Kepala UPT Wilayah III Eri Ikhsan, Kepala UPT Wilayah VI Rio Andriandi, serta Kasubag Tata Usaha UPT Wilayah VI Tabrani.

Kasus ini menyeret tiga terdakwa: Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPRPKPP Muhammad Arief Setiawan, serta tenaga ahli gubernur Dani M. Nursalam.

Dalam dakwaan, jaksa memaparkan dugaan pemerasan bermula dari rapat di rumah dinas gubernur pada 7 April 2025. Pertemuan tersebut disebut menjadi titik awal tekanan kepada pejabat teknis.

Jaksa mengutip pernyataan yang diduga disampaikan dalam rapat tersebut:

“Matahari hanya satu,” ujar jaksa menirukan pernyataan dalam dakwaan yang disebut disertai ancaman mutasi bagi pejabat yang tidak mengikuti arahan.

Setelah terjadi pergeseran anggaran bernilai ratusan miliar rupiah, para kepala UPT disebut diminta menyetorkan “fee” sebagai bentuk loyalitas melalui jalur struktural dinas.

Awalnya, para kepala UPT hanya menyanggupi setoran sekitar 2,5 persen dari anggaran. Namun, dalam perkembangan berikutnya, besaran itu disebut meningkat menjadi 5 persen atau setara sekitar Rp7 miliar.

Jaksa menilai peningkatan tersebut terjadi di bawah tekanan jabatan.

“Para pejabat menyetujui permintaan karena adanya ancaman pencopotan jabatan,” ungkap jaksa dalam persidangan.

Dalam dakwaan, jaksa merinci aliran dana yang disebut terkumpul secara bertahap, yakni Tahap pertama Rp1,8 miliar, Tahap kedua Rp1 miliar dan Tahap ketiga Rp750 juta.

Total dana yang dihimpun mencapai Rp3,55 miliar. Sebagian uang disebut disalurkan melalui perantara kepada terdakwa dan digunakan untuk kepentingan non-kedinasan, termasuk kebutuhan pribadi.

Jaksa KPK menilai perbuatan para terdakwa melanggar ketentuan tindak pidana korupsi, yakni Pasal 12 huruf e juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor serta ketentuan KUHP terbaru.

Persidangan akan terus berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi berikutnya untuk memperkuat pembuktian di pengadilan.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyentuh aspek integritas birokrasi daerah, khususnya pengelolaan anggaran infrastruktur yang bernilai besar.

Kesaksian para pejabat teknis dipandang krusial untuk mengungkap pola tekanan struktural dalam pengambilan keputusan anggaran.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Program terpujilah GURU.Telkomsel Perkuat Kompetensi Digital Guru, Program Terpujilah GURU Hadir di Batam
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
  Demo BEM Universitas Riau memanas, massa desak masuk gedung DPRD Riau.Gerimis Tak Surutkan Aksi, Mahasiswa dan Polisi Bertahan di DPRD Riau
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved