www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Abdul Wahid Bantah Dakwaan KPK, Sebut Tuduhan Tidak Sesuai Fakta
Selasa, 31 Maret 2026 - 07:43:54 WIB
Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.
Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.

PEKANBARU – Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, menyatakan keberatan atas dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia menilai tuduhan yang disampaikan tidak sesuai fakta dan cenderung didramatisasi.

Dalam perkara tersebut, KPK mendakwa Abdul Wahid terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dalam pengelolaan anggaran proyek jalan dan jembatan di Dinas PUPR-PPKP Provinsi Riau.

Selain dirinya, KPK juga menetapkan Kepala Dinas PUPR-PPKP Provinsi Riau, Muhammad Arief Setiawan, serta Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam, sebagai terdakwa dalam berkas perkara terpisah.

Usai menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (30/3/2026), Abdul Wahid menegaskan bahwa pergeseran anggaran di lingkungan PUPR-PPKP merupakan hal yang lazim dan telah sesuai ketentuan.

Ia menyebut kebijakan tersebut mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020.

Menurutnya, proses pengusulan dan pembahasan anggaran dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sementara dirinya hanya menjalankan fungsi administratif dengan menandatangani Peraturan Gubernur.

“Tidak ada pelanggaran hukum, karena semua prosedur telah mengikuti aturan yang berlaku,” ujarnya.

Abdul Wahid juga menanggapi tuduhan terkait rapat yang digelar di kediaman dinas. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut bersifat terbuka dan tidak disertai praktik seperti yang disebut dalam dakwaan.

“Tidak pernah ada pengumpulan telepon genggam seperti yang dituduhkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, rapat tersebut bertujuan untuk menyusun langkah awal pemerintahan, termasuk peninjauan lapangan serta penyerapan aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan arahan kepada seluruh perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi.

Abdul Wahid menegaskan, tidak ada unsur ancaman, intimidasi, maupun permintaan uang dalam kegiatan tersebut. Ia menilai tuduhan yang berkembang merupakan bentuk dramatisasi yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa evaluasi terhadap organisasi perangkat daerah merupakan kewenangan masing-masing pimpinan OPD, bukan secara langsung oleh gubernur.

Dengan klarifikasi tersebut, Abdul Wahid berharap publik dapat memahami konteks perkara secara objektif. Ia juga menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil selama menjabat dilakukan sesuai prosedur hukum dan aturan administrasi.

“Semua yang saya lakukan demi kepentingan masyarakat Riau. Tuduhan ini tidak berdasar,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Riau serta meminta doa agar dapat menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

“Insya Allah kebenaran akan menemukan jalannya,” tutupnya.

Penulis: Linda


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
  Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved