www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sidang Eksepsi
Bantah Ada Ancaman Setoran, Abdul Wahid Jelaskan Soal Istilah Matahari Satu dan Dua
Senin, 30 Maret 2026 - 18:16:12 WIB
Di persidangan eksepsi, Gubernur nonaktif Abdul Wahid tegaskan tak ada mengancam terkait setoran (foto/tribunpku)
Di persidangan eksepsi, Gubernur nonaktif Abdul Wahid tegaskan tak ada mengancam terkait setoran (foto/tribunpku)

PEKANBARU - Terdakwa kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid, akhirnya angkat bicara dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (30/3/2026).

Dalam keterangannya, Abdul Wahid menegaskan bahwa pergeseran anggaran yang menjadi sorotan dalam dakwaan jaksa bukanlah pelanggaran, melainkan bagian dari mekanisme normal dalam tata kelola pemerintahan.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan instruksi Presiden terkait efisiensi anggaran, serta mengacu pada aturan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Menurutnya, proses pergeseran anggaran tidak dilakukan secara sepihak. Ia menyebutkan bahwa pengusulan hingga pembahasan dilakukan oleh tim terkait, sementara dirinya hanya menjalankan fungsi administratif dengan menetapkan peraturan gubernur.

“Pergeseran anggaran itu hal biasa, tidak ada pelanggaran hukum. Itu berdasarkan instruksi Presiden dan juga Permendagri. Yang mengusulkan dan membahas adalah tim, saya hanya membuat pergubnya,” ujarnya usai sidang.

Tak hanya soal anggaran, Abdul Wahid juga menanggapi dakwaan terkait pertemuan di kediamannya yang disebut melibatkan sejumlah kepala dinas. Ia membantah adanya praktik tidak wajar dalam rapat tersebut, termasuk tudingan pengumpulan telepon genggam peserta.

Ia menegaskan bahwa pertemuan itu hanyalah rapat biasa yang dihadiri banyak pihak, tanpa agenda khusus seperti yang dituduhkan dalam dakwaan.

Dalam forum tersebut, ia mengaku hanya memberikan arahan umum terkait tata kelola pemerintahan di Provinsi Riau.

“Saya hanya menyampaikan bahwa tidak ada lagi istilah ‘matahari satu’ atau ‘matahari dua’. Yang ada hanya satu, yaitu Pemerintah Provinsi Riau,” katanya.

Abdul Wahid juga menilai sejumlah poin dalam dakwaan terkesan dilebih-lebihkan. Ia dengan tegas membantah adanya unsur ancaman dalam pertemuan tersebut.

“Saya tidak pernah mengancam siapa pun. Itu rapat biasa saja,” tegasnya.

Saat ini, proses hukum terhadap Abdul Wahid masih terus bergulir di pengadilan. Kasus dugaan korupsi yang menjeratnya telah memasuki tahap persidangan dan menjadi perhatian publik di Riau.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
  Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved