www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Usai Absen Tiga Balapan, Fermin Aldeguer Unggah Sinyal Comeback di MotoGP Aragon 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Heboh! Surat Abdul Wahid dari Rutan KPK, Ini Pesan LAM Riau untuk Masyarakat
Selasa, 13 Januari 2026 - 09:22:35 WIB
Ketua DPH LAM Riau, Taufik Ikram Jamil bersama Abdul Wahid dalam penabalan gelar adat beberapa waktu silam.(foto: int)
Ketua DPH LAM Riau, Taufik Ikram Jamil bersama Abdul Wahid dalam penabalan gelar adat beberapa waktu silam.(foto: int)

PEKANBARU - Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan isi maupun makna surat sumpah yang beredar luas dan diklaim berasal dari Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

Menurut Taufik, kehati-hatian menjadi kunci utama di tengah proses hukum yang masih berjalan.

Ia menilai, masyarakat perlu memastikan keaslian, sumber, serta konteks surat tersebut agar tidak memicu kegaduhan sosial.

“Perlu diteliti dulu, apakah benar itu dari Pak Wahid dan apa maksudnya. Jangan sampai masyarakat terpancing oleh informasi yang belum jelas duduk perkaranya,” ujar Taufik Ikram Jamil.

Ia menegaskan, kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menjerat Abdul Wahid masih berada pada tahap penyidikan dan pengembangan.

Hingga kini, belum ada putusan hukum berkekuatan tetap terkait perkara yang terjadi pada awal November 2025 tersebut.

Surat Tulis Tangan dari Rutan KPK

Di tengah proses hukum itu, publik Riau dihebohkan oleh beredarnya sebuah surat tulis tangan yang disebut-sebut ditulis Abdul Wahid dari dalam rumah tahanan KPK.

Surat tersebut ditulis menggunakan tinta biru, dibubuhi tanda tangan, dan berisi pernyataan sumpah yang ditujukan kepada masyarakat Riau.

Dalam surat itu, Abdul Wahid menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul akibat pemberitaan.

Ia juga menegaskan tidak pernah melakukan perbuatan yang dituduhkan penyidik, termasuk meminta fee atau setoran kepada aparatur sipil negara (ASN), maupun mengancam mutasi jabatan.

Selain itu, Abdul Wahid membantah adanya janji temu terkait dugaan serah terima uang. Ia juga menguatkan keterangan istrinya bahwa sejumlah uang yang disita KPK di kediaman mereka di Jakarta Selatan merupakan tabungan keluarga yang disiapkan untuk kebutuhan kesehatan anak.

Beredar di Grup WhatsApp hingga Alumni UIN Suska

Surat tersebut kini menyebar luas di berbagai grup WhatsApp dan media sosial di Riau, termasuk di lingkungan alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau.

Abdul Wahid diketahui masih tercatat sebagai Ketua Alumni UIN Suska Riau.

Pengurus Alumni UIN Suska Riau, Rinaldi, yang juga sahabat dekat Abdul Wahid, membenarkan keaslian surat tersebut.

Namun, ia mengungkapkan surat itu sebenarnya telah ditulis sejak November 2025 lalu.

“Suratnya memang dari Abdul Wahid. Selain ini, sudah banyak surat lain yang ia titipkan kepada sahabat-sahabatnya,” kata Rinaldi.

Penahanan Diperpanjang

Sebagai informasi, Abdul Wahid ditangkap KPK pada 3 November 2025. Hingga kini, masa penahanannya telah diperpanjang sebanyak tiga kali untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

LAM Riau kembali menekankan agar masyarakat menghormati proses hukum, menjaga ketenangan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi secara resmi.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Fermin Aldeguer.(foto: int)Usai Absen Tiga Balapan, Fermin Aldeguer Unggah Sinyal Comeback di MotoGP Aragon 2026
26 ton garam disemai untuk basahi lahan Riau.(ilustrasi/int)Enam Helikopter Siaga, OMC Riau Terus Digeber Tekan Karhutla
RSD Madani Pekanbaru digeledah polisi terkait dugaan korupsi.(foto: int)7 Jam Geledah RSD Madani Pekanbaru, Polda Riau Sita 323 Dokumen Terkait Dugaan Korupsi
Menu MBG sup ayam di Kampar diduga racuni ratusan siswa dan guru.(ilustrasi/int)Diskes Kampar Telusuri Menu Sup Ayam MBG yang Diduga Racuni 151 Siswa dan Guru di Tapung Hulu
Dua orang jadi tersangka kasus karhutla di Bengkalis.(illustrasi/int)Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai Bengkalis, 2 Orang Jadi Tersangka
  Pabrik BAIC.(foto: int)BAIC T1 Segera Dirakit di Indonesia, Produsen Minta Relaksasi Aturan TKDN
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: int)PSPS Pekanbaru Bakal Hadapi Persela di Surajaya? Ini Kabar Terbarunya
Pemadaman karhutla.(ilustrasi/int)Karhutla Belum Usai, Titik Api Baru Bakar Lahan Warga di Penyaguhan Inhu
RITEX 2026 buka peluang bisnis pariwisata Riau ke pasar nasional dan internasional (foto/riki)RITEX 2026 Buka Peluang Bisnis Pariwisata Riau ke Pasar Internasional
Kabut asap selimuti Kota Pekanbaru.(ilustrasi/int)Kualitas Udara Memburuk, PDPI Riau Ingatkan Warga Pekanbaru soal Bahaya Paparan Asap
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved