www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Terobosan Medis di Riau, Operasi Bypass Jantung Tanpa Hentikan Detak Jantung Berhasil Dilakukan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


OTT Japrem Gubernur Riau Non Aktif Abdul Wahid Seret Sekda dan Kabag Protokol Diperiksa KPK
Selasa, 11 November 2025 - 14:14:06 WIB
KPK geledah Kantor Gubernur Riau terkait OTT Gubernur Riau non aktif, Abdul Wahid.(foto: int)
KPK geledah Kantor Gubernur Riau terkait OTT Gubernur Riau non aktif, Abdul Wahid.(foto: int)

PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang melibatkan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Terbaru, penyidik KPK memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi, dan Kepala Bagian Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Riau, Raja Faisal, setelah melakukan penggeledahan di Kantor Gubernur Riau, Senin (10/11/2025).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengonfirmasi, kedua pejabat tersebut diperiksa untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan pemerasan, pemotongan, dan gratifikasi di lingkungan Pemprov Riau.

“Penyidik meminta keterangan lebih lanjut dari Sekda dan Kabag Protokol untuk memperjelas alur dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki,” ujar Budi, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, penggeledahan di Kantor Gubernur Riau merupakan bagian dari langkah hukum untuk memperkuat pembuktian perkara.

Dalam operasi itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting serta barang bukti elektronik, termasuk dokumen anggaran pemerintah provinsi.

“Penyitaan barang bukti dan permintaan keterangan dari berbagai pihak sangat penting untuk membantu penyidik membuat terang perkara ini,” tambah Budi.

KPK juga mengimbau seluruh pihak agar bersikap kooperatif dan menyerukan dukungan masyarakat Riau terhadap proses penegakan hukum yang tengah berjalan.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yakni Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR PKPP Riau M Arief Setiawan, dan tenaga ahli Abdul Wahid, Dani M Nursalam.

Ketiganya diduga terlibat dalam praktik pungutan liar yang dikenal dengan istilah 'jatah preman' (Japrem).

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak menjelaskan, penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait adanya praktik korupsi terstruktur di Dinas PUPR PKPP Riau.

“OTT ini berhasil mengungkap praktik kotor yang melibatkan Gubernur Riau berinisial AW beserta jajarannya di Dinas PUPR PKPP,” ungkap Johanis.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Senin (3/11/2025) itu, KPK mengamankan sepuluh orang.

Penyelidikan menemukan adanya kesepakatan fee proyek sebesar 5 persen dari total anggaran proyek infrastruktur yang meningkat dari Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar.

Kesepakatan ini dilaporkan kepada Kepala Dinas PUPR dengan kode '7 batang', dan menjadi dasar pemungutan uang dari berbagai unit kerja di bawah dinas tersebut.

“Fee proyek itu awalnya 2,5 persen, namun dinaikkan paksa menjadi 5 persen atas permintaan Gubernur,” terang Johanis.

Dari hasil penyelidikan, KPK mencatat tiga kali setoran fee antara Juni hingga November 2025, dengan total Rp4,05 miliar.

Dalam OTT terakhir, tim KPK menemukan uang tunai dan mata uang asing setara Rp1,6 miliar yang diduga hasil setoran tersebut.

Johanis menegaskan, KPK berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga tuntas tanpa pandang bulu.

“Korupsi adalah perbuatan tercela yang merugikan rakyat dan bangsa. Kami tidak akan berhenti sampai perkara ini terang benderang,” tukasnya.

 

Meta Description:

 

Keywords:

 

Hashtag:

 

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.Terobosan Medis di Riau, Operasi Bypass Jantung Tanpa Hentikan Detak Jantung Berhasil Dilakukan
ist.Masuk Usia 31 Tahun, Telkomsel Genjot Layanan Digital Berbasis AI untuk Pelanggan
ilustrasi.Drainase Pekanbaru Dinilai Gagal Fungsi, Genangan Air Kini Ganggu Aktivitas Warga
LAM Riau terus perjuangkan DIR.(foto: int)Naskah 600 Halaman Sudah di DPR, Riau Terus Berjuang Jadi Daerah Istimewa
Wamenpar, Ni Luh Puspa membuka Rakernas II ASITA 2026 di Makassar (foto/ist)ASITA Tegaskan Komitmen Majukan Pariwisata Indonesia Lewat Kolaborasi Nasional
  Makanan Bergizi Gratis menu pangsit diduga sebabkan ratusan siswa di Jaktim keracunan. (istimewa)Program MBG Kembali Makan Korban, Ratusan Siswa Keracunan di Jakarta Timur
ist.Ratusan Warga Ngamuk di Rantau Kopar, Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar
Tim Manggala Agni padamkan karhutla di Kuala Kampar.(foto: mcr)Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
Jorge Martin juarai sprint race MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Sensasi Le Mans! Jorge Martin Menang Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Marquez Terlempar di Lap Akhir
Trofeo Mini Soccer dalam rangka HPN yang digelar PWI Riau.(foto: istimewa)Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved