www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kinerja BUMD Jadi Sorotan, DPRD Riau Ingatkan Jabatan Direksi Bukan Ajang Prestise
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tips dari APPI agar Tak Didatangi Debt Collector Saat Kredit Macet
Selasa, 14 Oktober 2025 - 07:42:30 WIB
ilustrasi: Sebanyak 10 orang debt colecto ditangkap tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru.
ilustrasi: Sebanyak 10 orang debt colecto ditangkap tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru.

PEKANBARU – Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar tidak didatangi debt collector atau penagih utang ketika mengalami kredit macet.

Hal ini disampaikan oleh Suwandi Wiratno, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI).

Suwandi mengingatkan bahwa konsumen atau debitur perlu memahami kewajiban mereka untuk membayar angsuran tepat waktu.

“Konsumen wajib memastikan bahwa barang yang dibeli sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan membayar angsuran,” ujar Suwandi, Jumat (10/3/2023).

Menurutnya, dalam beberapa kasus terdapat debitur yang sebenarnya tidak memiliki kemampuan finansial, namun tetap memaksakan diri dengan memalsukan data pendapatan.

“Yang membohongi diri sendiri ke depannya akan jadi masalah,” katanya.

Suwandi juga mengimbau agar debitur memiliki itikad baik dan tidak melakukan pelanggaran kontrak, seperti memindahtangankan barang yang masih dalam proses pembiayaan.

“Dalam beberapa kasus, sebenarnya eksekusi tidak perlu terjadi. Tapi eksekusi dilakukan karena unit kendaraan berada di pihak ketiga,” tambahnya.

Ia menyebut, dari proses eksekusi kendaraan yang dilakukan debt collector, 99 persen unit berada di tangan orang ketiga.

Untuk menghindari hal tersebut, Suwandi menyarankan agar debitur bersikap proaktif jika mengalami keterlambatan pembayaran.

Debitur bisa mendatangi perusahaan pembiayaan untuk mengajukan restrukturisasi atau rescheduling pembayaran cicilan.

Selain itu, penting untuk mendokumentasikan proses komunikasi dengan perusahaan pembiayaan sebagai bukti jika suatu saat ada penagihan.

“Jadi bisa menunjukkan bahwa sudah ada komunikasi dengan pihak perusahaan,” jelas Suwandi.

Jika debitur benar-benar tidak sanggup melanjutkan pembayaran meski sudah melakukan restrukturisasi, terdapat opsi oper kredit.

“Silakan datang bersama orang yang mau oper kredit. Opsi ini diatur dalam Undang-Undang Fidusia dan boleh dilakukan jika disetujui perusahaan pembiayaan,” terang Suwandi.

Menurutnya, komunikasi adalah hal utama.

“Yang penting komunikasi, jangan kabur-kaburan,” tegasnya.

Dengan melakukan oper kontrak secara resmi, debitur pertama tidak akan lagi ditagih oleh debt collector.

Opsi lain adalah menyerahkan kendaraan kepada perusahaan pembiayaan jika tidak ada pihak yang ingin mengambil alih kontrak.

Unit kendaraan tersebut dapat dijual atau dilelang bersama, dan jika ada kelebihan hasil penjualan, dana tersebut dapat dikembalikan kepada debitur.

Terakhir, Suwandi mengingatkan agar konsumen tidak memberikan data palsu saat mengajukan pembiayaan.

“Jangan melakukan pindah tangan ke mana-mana dengan bermodalkan STNK. STNK bukan bukti kepemilikan kendaraan, nanti bisa kena pasal,” tutup Suwandi.

Sumber: MOTOR Plus-online


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri.(foto: int)Kinerja BUMD Jadi Sorotan, DPRD Riau Ingatkan Jabatan Direksi Bukan Ajang Prestise
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.(foto: int)Kasus 'Jatah Preman' PUPR Riau, KPK Hadirkan Pakar Pidana Unsoed sebagai Saksi Ahli
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Sumsel Dominasi Hotspot Sumatera, Riau Terpantau Punya 10 Titik Panas Sore ini
Program terpujilah GURU.Telkomsel Perkuat Kompetensi Digital Guru, Program Terpujilah GURU Hadir di Batam
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
  PGN mengadirkan program TAMASYA untuk dukung tumbuh kembang anak di Batam (foto/ist)PGN Hadirkan Program TAMASYA untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
Harga TBS sawit mitra plasma Riau pekan ini naik.(ilustrasi/int)CPO Menguat, Harga TBS Kelapa Sawit Petani Plasma Riau Pekan ini Ikut Terdongkrak
ist.BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Layanan Kesehatan, Integrasikan SIPD E-BLUD dan CMS untuk Seluruh Puskesmas di Inhil
Demo BEM Universitas Riau memanas, massa desak masuk gedung DPRD Riau.Gerimis Tak Surutkan Aksi, Mahasiswa dan Polisi Bertahan di DPRD Riau
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved