KAMPAR – Sebanyak 11 orang tahanan Polres Kampar berhasil kabur dari ruang tahanan pada Selasa malam, 14 Mei 2025. Para tahanan ini diketahui merupakan tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan tindak pidana narkotika. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih memburu seluruh tahanan yang melarikan diri.
Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, membenarkan kaburnya para tahanan. Ia menyebut sebagian besar dari mereka merupakan tersangka dalam kasus berat yang berpotensi dijatuhi hukuman tinggi.
“Sebagian besar dari mereka merupakan pelaku tindak pidana serius, seperti pencurian dengan pemberatan (Pasal 363 KUHP) serta kasus narkotika. Kami sedang melakukan upaya maksimal untuk mengejar dan menangkap mereka kembali,” ujar Anom, Rabu (14/5/2025).
Seperti dikutip dari detiksumut, berikut daftar lengkap identitas para tahanan yang melarikan diri:
1. Nederlansen – Lahir di Pekanbaru tahun 1996. Alamat: Jalan Limbungan, Kota Rumbai. Kasus: Pencurian dengan pemberatan (Pasal 363 KUHP).
2. M. Haiz Zulhakim – Lahir di Pekanbaru tahun 2002. Alamat: Jalan Teropong, Pekanbaru. Kasus: Pencurian dengan pemberatan.
3. Okta Epandri – Lahir di Pagar Dewa. Kasus: Pencurian dengan pemberatan.
4. Asep Irawan – Lahir di Sumatera Utara tahun 1986. Alamat: Pasir Sialang, Kampar. Kasus: Narkoba.
5. Roni Mahardika – Lahir di Binjai tahun 1994. Alamat: Padang Mutung, Kampar. Kasus: Narkoba.
6. Rohman – Lahir di Negeri Lama tahun 1997. Alamat: Tapung, Kampar. Kasus: Narkoba.
7. Joni Afliyadi – Lahir di Batusangkar tahun 1985. Alamat: Desa Gema, Kampar. Kasus: Narkoba.
8. Ahmad Zahri Andika – Lahir di Medan tahun 1988. Alamat: Tapung Hilir, Kampar. Kasus: Narkoba.
9. Otrianus – Lahir di Lintau tahun 1986. Alamat: Rumbai Pesisir, Pekanbaru. Kasus: Pencurian dengan pemberatan.
10. Feri Rahmadi – Lahir di Pekanbaru tahun 1986. Alamat: Jalan Cipta Karya, Pekanbaru. Kasus: Narkoba.
11. Marianto Damanik – Lahir di Bandar tahun 1998. Alamat: Muara Mahat, Tapung, Kampar. Kasus: Narkoba.
Polisi mengimbau masyarakat yang mungkin melihat atau memiliki informasi mengenai keberadaan para tahanan tersebut untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Polda Riau juga telah menyebar tim ke berbagai titik strategis dan melakukan pengejaran intensif. (*)