PEKANBARU - Perkembangan dunia bisnis perhotelan di Kota Pekanbaru secara perlahan menunjukkan tren yang positif. Bahkan dengan berbagai event besar yang belakangan ini digelar dapat mendongkrak tingkat hunian hotel.
Salah satu event yang baru-baru ini digelar yakni pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2025. Event ini tidak hanya dirasakan industri perhotelan semata, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau, Ir Nofrizal MM, tingkat hunian hotel di Pekanbaru mengalami peningkatan signifikan.
"Untuk angka pastinya, kami belum bisa sampaikan. Yang jelas, ada peningkatan okupansi yang signifikan," kata Nofrizal, Selasa (15/7/2025)
Ia menambahkan bahwa peningkatan ini sudah terasa, meskipun belum dapat dipastikan apakah tamu yang menginap merupakan peserta Riau Bhayangkara Run atau wisatawan biasa.
"Kegiatan ini tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM," ujarnya.
Nofrizal juga menjelaskan bahwa peningkatan permintaan kamar hotel tidak diikuti dengan kenaikan harga yang signifikan, karena kebijakan tarif merupakan wewenang masing-masing hotel.
"Peningkatan permintaan kamar saat ada event seperti ini adalah hal yang wajar. Harga tetap sesuai kebijakan hotel masing-masing dan tidak menjadi masalah, apalagi ini momen event besar," tuturnya.
Nofrizal sebagai Anggota DPRD Pekanbaru juga menyambut baik gelaran Riau Bhayangkara Run 2025, yang dinilainya sebagai momentum strategis untuk menggerakkan kembali sektor perhotelan yang sempat lesu.
"Event seperti Bhayangkara Run ini membawa multiplier effect. Bukan hanya hotel, tapi juga UMKM, kuliner, dan sektor pariwisata lainnya ikut terdongkrak," ucapnya.
Penulis: Mimi
Editor: Riki