www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DPRD Riau Tegaskan Anggaran Ada, Perawatan Jalan 2026 Harus Berjalan
Selasa, 20 Januari 2026 - 07:50:00 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Manahara Napitupulu.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Manahara Napitupulu.

PEKANBARU – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Manahara Napitupulu, meminta pemerintah daerah dan seluruh jajaran teknis tidak ragu melaksanakan proyek perawatan jalan pada Tahun Anggaran 2026, meskipun sebelumnya terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

Menurutnya, seluruh kegiatan yang telah dianggarkan harus tetap berjalan agar tidak kembali terjadi penundaan seperti pada tahun 2025, yang berdampak pada banyaknya keluhan masyarakat akibat kondisi jalan rusak parah.

Manahara menegaskan, selama seluruh proses pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak terjadi penyimpangan, maka tidak ada alasan bagi pemerintah untuk takut menjalankan program yang telah direncanakan.

“Perlu dipahami bahwa persoalan yang terjadi pada tahun 2025 berbeda dengan kondisi saat ini. Tahun lalu, sejumlah anggaran perawatan jalan memang sempat tertunda karena adanya OTT KPK,” kata Manahara Napitupulu, Senin (19/1/2026).

Namun pada tahun 2026, lanjutnya, anggaran perawatan jalan telah kembali tersedia di berbagai lini, baik di Bina Marga, dinas teknis terkait, maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

“Kalau sekarang semuanya sudah ada. Tinggal bagaimana problem-problem teknis yang menyebabkan kegiatan tidak berjalan itu disampaikan secara jelas oleh UPTD,” ujarnya.

Ia menilai, secara regulasi tidak ada hambatan berarti dalam pelaksanaan perawatan jalan pada tahun ini. Untuk pekerjaan yang dilaksanakan melalui mekanisme lelang, seperti di Bina Marga, seluruh tahapan telah diatur dalam prosedur pelelangan.

Sementara untuk pekerjaan yang dilakukan secara swakelola oleh UPTD, Manahara menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kendala yang dihadapi di lapangan agar dapat segera dicarikan solusi.

“Tidak ada lagi bahasa tidak ada atau tidak bisa. Ketika anggaran sudah tersedia dan regulasi pendukung telah jelas, maka tugas utama pemerintah adalah melaksanakan kegiatan tersebut dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Manahara juga mengingatkan agar perencanaan waktu pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan kondisi cuaca di Riau. Ia menilai, pekerjaan infrastruktur sebaiknya tidak dipaksakan saat musim hujan karena berpotensi menurunkan kualitas hasil pekerjaan.

Terkait kekhawatiran pasca sejumlah kasus hukum yang ditangani KPK, Manahara meminta hal tersebut tidak dijadikan alasan untuk menghentikan atau menunda kegiatan pembangunan.

“Tidak perlu takut. Semua sudah ada juklak dan juknisnya. Sepanjang tidak melakukan hal-hal yang menyimpang, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujarnya.

Ia berharap proyek perawatan jalan di Provinsi Riau dapat kembali berjalan optimal pada 2026 demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved