PEKANBARU – Toyota Veloz Hybrid terus mencatatkan kinerja penjualan yang positif sejak resmi dipasarkan di Indonesia. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), MPV hybrid berkapasitas tujuh penumpang tersebut telah membukukan distribusi sebanyak 8.449 unit hingga Mei 2026.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi penjualan sejak pengiriman perdana kepada konsumen dimulai pada Februari 2026.
Pada bulan pertama distribusi, Toyota Veloz Hybrid mencatatkan wholesales sebanyak 484 unit. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 2.325 unit pada bulan berikutnya, naik lagi menjadi 3.262 unit pada April 2026, dan bertambah 2.378 unit sepanjang Mei 2026.
Dengan capaian tersebut, total distribusi Toyota Veloz Hybrid dari pabrik ke dealer telah mencapai 8.449 unit dalam lima bulan pertama penjualannya.
Dari sisi varian, tipe 1.5 V Hybrid CVT menjadi kontributor terbesar dengan penjualan mencapai 5.022 unit. Posisi berikutnya ditempati 1.5 Q Hybrid CVT sebanyak 1.429 unit, disusul 1.5 Q Hybrid Modellista CVT sebanyak 1.173 unit, serta 1.5 Q Hybrid TSS Modellista CVT yang membukukan 825 unit.
Dominasi varian V Hybrid CVT menunjukkan bahwa tipe entry-level menjadi pilihan utama konsumen. Selain menawarkan teknologi hybrid Toyota, varian ini juga dipasarkan dengan harga paling terjangkau dibandingkan tipe lainnya.
Saat ini, Toyota Veloz Hybrid dipasarkan mulai Rp303 juta untuk tipe 1.5 V Hybrid CVT, sedangkan varian tertinggi 1.5 Q Hybrid CVT TSS Modellista Two Tone dibanderol Rp389 juta on the road (OTR) Jakarta.
Toyota pertama kali memperkenalkan Veloz Hybrid pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang digelar pada 21 November 2025. Sementara pengiriman unit kepada konsumen dilakukan secara bertahap mulai Februari 2026.
MPV elektrifikasi ini mengusung sistem hybrid yang serupa dengan Toyota Yaris Cross Hybrid. Jantung pacunya memadukan mesin bensin 1.500 cc berkode 2NR-VEX dengan motor listrik dalam konfigurasi seri-paralel.
Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar tanpa mengurangi performa kendaraan. Selain itu, penggunaan motor listrik pada kecepatan rendah juga memberikan karakter berkendara yang lebih halus dan nyaman.
Dengan penjualan wholesales yang telah menembus 8.449 unit hingga Mei 2026, Toyota Veloz Hybrid menjadi salah satu model elektrifikasi Toyota yang memperoleh respons positif dari pasar otomotif nasional dan memperkuat tren meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. (*)