JAKARTA – PT BYD Motor Indonesia masih melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden kebakaran satu unit mobil listrik di dekat gerbang Tol Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 31 Juli 2026. Perusahaan memastikan proses penyelidikan dilakukan secara komprehensif sebelum menyampaikan hasil resmi kepada publik.
Head of Marketing, PR, and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan kendaraan yang mengalami kebakaran telah dipindahkan ke lokasi investigasi milik perusahaan agar dapat diperiksa secara mendalam oleh tim teknis.
"Sampai hari ini kendaraan masih dilakukan investigasi secara komprehensif dan lengkap oleh tim aftersales, bukan hanya Indonesia, juga dari tim yang expert," kata Luther dalam konferensi pers di Tangerang, Banten, Senin (3/8/2026).
Ia menegaskan, perusahaan belum dapat menyampaikan penyebab pasti insiden tersebut karena proses investigasi masih berlangsung.
Luther menjelaskan, hasil investigasi baru akan diumumkan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Menurutnya, BYD juga telah memberikan penjelasan kepada konsumen mengenai tahapan investigasi yang sedang berjalan. Selain itu, perusahaan turut memfasilitasi komunikasi dengan pihak berwenang di lokasi kejadian sehingga kendaraan dapat segera dipindahkan ke lokasi pemeriksaan.
"Kami juga telah membantu memediasi komunikasi dengan pihak-pihak yang berwenang di tempat, sehingga tidak lama juga, masih dalam kondisi di pagi hari tersebut, kami bisa langsung membawa kendaraan tersebut ke lokasi investigasi kami," ujarnya.
Ia menambahkan, konsumen yang bersangkutan kini telah memahami bahwa proses investigasi masih berlangsung.
"Konsumen sudah mulai tenang, dan sudah paham bahwa ini masih berproses," katanya.
Menanggapi insiden tersebut, Luther menyebut kejadian kebakaran seperti yang dialami satu unit kendaraan BYD di Cikampek tergolong sangat jarang terjadi.
Berdasarkan data perusahaan, jumlah kasus tersebut sangat kecil dibandingkan total kendaraan yang telah dikirim kepada konsumen di Indonesia.
"Lebih dari 92.000 unit yang kami delivery, kejadian yang terjadi pada kendaraan khusus spesifik kendaraan beliau ini hampir tidak pernah terjadi di Indonesia," jelas Luther.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa insiden yang terjadi merupakan kasus yang bersifat terisolasi di tengah puluhan ribu kendaraan BYD yang telah beroperasi di Indonesia.
BYD menegaskan komitmennya untuk menangani kasus tersebut secara profesional dan transparan. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan proses investigasi berjalan sesuai prosedur.
Sebagai salah satu produsen kendaraan listrik global, BYD menyatakan terus berupaya menjaga standar keamanan produk melalui berbagai inovasi, termasuk pengembangan teknologi baterai.
Perusahaan juga menegaskan bahwa pelibatan tim ahli dari Indonesia maupun luar negeri menunjukkan keseriusan dalam mengungkap penyebab insiden tersebut.
BYD berharap hasil investigasi dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai penyebab kebakaran kendaraan listrik tersebut.
Sementara itu, perusahaan menegaskan akan terus memperkuat layanan purna jual serta meningkatkan respons terhadap setiap laporan konsumen sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas dan keamanan produk di Indonesia.
Catatan: Dalam berita ini, seluruh keterangan mengenai penyebab insiden masih berupa proses investigasi dan belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang maupun produsen.