www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


BUMD Siak Dievaluasi, BSP Tampil sebagai Mesin Baru Pendongkrak PAD
Senin, 14 September 2026 - 18:32:14 WIB
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak, Heriyanto.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak, Heriyanto.

SIAK - PT Bumi Siak Pusako (BSP) menjadi sorotan utama dalam evaluasi besar-besaran lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Siak. Setelah sebelumnya mengalami tekanan kinerja, BSP kini mulai menunjukkan kebangkitan dengan proyeksi dividen dari kinerja tahun 2025 yang diperkirakan mencapai 6 juta dolar AS atau lebih dari Rp100 miliar.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi Kabupaten Siak di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin terbatas. Sebagai pemegang saham terbesar BSP dengan kepemilikan mencapai 72,29 persen, Pemkab Siak berpotensi memperoleh bagian terbesar dari peningkatan dividen perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi tersebut.

Evaluasi terhadap BUMD dilakukan Pemkab Siak untuk memastikan perusahaan daerah mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

Lima BUMD yang dievaluasi terdiri atas PT Bumi Siak Pusako (BSP), PT Sarana Pembangunan Siak (SPS), PT Permodalan Siak (Persi), PT Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), dan PT Siak Pertambangan Energi (SPE).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak, Heriyanto, mengatakan dari lima BUMD tersebut, baru tiga perusahaan yang telah memberikan dividen kepada pemerintah daerah, yakni BSP, PT Persi, dan PT SPE.

“Yang sudah memberikan dividen, ya ada tiga, BSP, Persi, dan SPE,” kata Heriyanto, Senin (14/9/2026).

BSP Mulai Rebound

Khusus BSP, Heriyanto menyebut terdapat perubahan cukup signifikan dalam kinerja perusahaan. Pada 2024, BSP hanya memberikan dividen sekitar Rp21 miliar kepada daerah.

Nilai tersebut dinilai belum sebanding dengan potensi BSP sebagai perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi. Namun, berdasarkan evaluasi Pemkab Siak, kinerja BSP mulai menunjukkan perbaikan pada 2025.

BSP diproyeksikan membukukan dividen sebesar 6 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp100 miliar. Dari jumlah tersebut, dividen interim sebesar 4,5 juta dolar AS atau sekitar Rp75,9 miliar telah dibagikan pada Maret 2026.

Sementara sisa dividen akan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) setelah proses audit laporan keuangan selesai.

“Alhamdulillah BSP mulai rebound dan dapat membukukan dividen yang insyaallah mencapai USD 6 juta atau setara Rp100 miliar lebih,” ujar Heriyanto.

Kenaikan tersebut menjadi perkembangan penting bagi BSP setelah perusahaan sebelumnya sempat menghadapi tekanan kinerja. Pada 2024, BSP tercatat mengalami kerugian sekitar 14 juta dolar AS.

Kini, proyeksi dividen lebih dari Rp100 miliar dari kinerja tahun 2025 menjadi indikator awal kebangkitan perusahaan daerah tersebut.

Siak Berpotensi Terima Bagian Terbesar

Peningkatan kinerja BSP memiliki arti strategis bagi Kabupaten Siak. Pemkab Siak merupakan pemegang saham terbesar dengan kepemilikan mencapai 72,29 persen.

Dengan komposisi kepemilikan tersebut, Kabupaten Siak memperoleh porsi terbesar dari pembagian dividen BSP.

Dari dividen interim sekitar Rp75,9 miliar yang telah dibagikan, bagian Kabupaten Siak berdasarkan porsi kepemilikan saham diperkirakan mencapai sekitar Rp54,9 miliar.

Sementara Pemerintah Provinsi Riau yang memiliki 18,07 persen saham diperkirakan memperoleh sekitar Rp13,7 miliar.

Kabupaten Kampar dengan kepemilikan saham 6,02 persen diperkirakan memperoleh sekitar Rp4,6 miliar. Kabupaten Pelalawan yang memiliki 2,41 persen saham memperoleh sekitar Rp1,8 miliar.

Sedangkan Kota Pekanbaru dengan kepemilikan sekitar 1,21 persen saham diperkirakan memperoleh sekitar Rp900 juta.

Dengan posisi tersebut, keberlanjutan kinerja positif BSP menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kontribusi BUMD terhadap PAD Kabupaten Siak.

Evaluasi Lima BUMD Terus Berjalan

Selain BSP, Pemkab Siak juga melakukan evaluasi terhadap empat BUMD lainnya, yakni PT SPS, PT Persi, PT KITB, dan PT SPE.

Menurut Heriyanto, evaluasi tidak hanya berfokus pada besarnya dividen, tetapi juga mencakup tata kelola perusahaan, kinerja komisaris, serta jajaran direksi.

“Kelima BUMD ini sedang dilakukan evaluasi internal, dan komisaris akan diganti semuanya,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi terhadap jajaran direksi. Pengisian jabatan direksi akan dilakukan melalui uji kelayakan dan kepatutan atau UKK dengan mengedepankan profesionalisme.

Untuk PT Persi dan PT SPS, masa jabatan direksi masih berlangsung hingga 2027. Namun, evaluasi terhadap kinerja perusahaan tetap dapat dilakukan.

“Kalau penggantian direktur dilakukan dengan metode asesmen. Kita rekrut yang benar-benar profesional dan mau bekerja,” kata Heriyanto.

Menurutnya, Siak sebenarnya memiliki potensi besar dalam pengembangan BUMD. BSP bergerak di sektor minyak dan gas bumi, KITB memiliki kawasan industri dan pelabuhan strategis di Kecamatan Sungai Apit, Persi bergerak di bidang permodalan termasuk pembiayaan perkebunan kelapa sawit, SPE bergerak di sektor jasa penunjang migas dan energi, sementara SPS memiliki ruang pengembangan usaha yang cukup luas.

“Potensi ini belum tergarap dengan maksimal. Buktinya belum memberikan kontribusi yang sesuai harapan, sementara target masing-masing BUMD selalu dibuat setiap tahun,” katanya.

BSP Diharapkan Jaga Momentum

Bupati Siak Afni Zulkifli sebelumnya menegaskan bahwa pembenahan BUMD menjadi salah satu pekerjaan penting pemerintah daerah. Perusahaan daerah diharapkan mampu menjadi salah satu penopang PAD Kabupaten Siak.

“Intinya kami sedang membenahi. Karena kinerja BUMD ini menjadi salah satu penopang PAD. Memang banyak BUMD yang bermasalah,” kata Afni.

Ia memastikan pembenahan BUMD akan diarahkan pada penguatan profesionalisme dan tata kelola perusahaan.

“Semua komisaris sudah baru dan direksi juga, dan semuanya profesional,” ujarnya.

Khusus bagi BSP, peningkatan proyeksi dividen menjadi lebih dari Rp100 miliar membuka harapan baru bagi pemegang saham dan masyarakat Kabupaten Siak.

Namun, tantangan berikutnya adalah menjaga keberlanjutan kinerja tersebut. Setelah sebelumnya hanya menyumbang dividen sekitar Rp21 miliar pada 2024 dan kemudian diproyeksikan meningkat tajam dari kinerja 2025, BSP dituntut mempertahankan momentum kebangkitan sekaligus memperkuat kinerja bisnis secara berkelanjutan.

Keberhasilan BSP ke depan tidak hanya akan diukur dari besarnya dividen dalam satu tahun, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menjaga pertumbuhan, memperkuat tata kelola, dan terus memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian serta PAD Kabupaten Siak.

 

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Heli water boombing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Kabut asap ganggu aktivitas belajar di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kabut Asap Ganggu Sekolah di Pekanbaru, DPRD Dorong Opsi PJJ hingga Libur
GDS, tersangka karhutla di Pelalawan saat diamankan di Mapolsek Tapung Hulu.(foto: andi/halloriau.com)Jejak Api di Sekitar Pondok Bawa Polisi ke GDS, 1,5 Hektare Lahan Pelalawan Terbakar
Ketua PWI Riau, H Raja Isyam Azwar.(istimewa)Berita Akurat Kalah Cepat dari Konten Viral, PWI Riau Siapkan Forum Khusus
Calon Penghulu Labuhan Tangga Besar, Meswanto SPd.(foto: afrizal/halloriau.com)Dapat Nomor Urut 3, Meswanto Targetkan Perubahan dan Penguatan Ekonomi Desa Labuhan Tangga Besar
  Hearing Komisi I DPRD Pekanbaru dengan Puskesmas Umban Sari.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Sorot Nasib Puskesmas Umban Sari Didenda Rp60 Juta, PLN Abaikan Pelayanan Masyarakat?
Pelantikan Ketua TP PKK Bangko.(foto: afirzal/halloriau.com)Bukan Sekadar Pelantikan, Bupati Rohil Tantang TP PKK dan Bunda PAUD Bangko Beri Dampak Nyata
Rapor merah BUMD di Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Rapor Merah BUMD Riau: Kinerja SPR dan PIR Menurun
Senior Vice President of ZTE Zhang Wanchun, CTO of TM Forum George Glass, CTO of XLSMART Shurish Subbramaniam, James Zhang Senior Vice President of ZTE.(foto: istimewa)XLSMART Uji AI di Jaringan Aktif, Target Autonomous Network Level 4 Makin Nyata
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak, Heriyanto.BUMD Siak Dievaluasi, BSP Tampil sebagai Mesin Baru Pendongkrak PAD
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved