BAGANSIAPIAPI - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggandeng RS Cahaya untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi guru dan keluarganya.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) di Bagansiapiapi, Sabtu (19/9/2026).
Kesepakatan tersebut tidak hanya mengatur pelayanan pengobatan, tetapi juga membuka sejumlah kemudahan bagi anggota PGRI, mulai dari pemeriksaan kesehatan, penanganan kecelakaan kerja, hingga potongan biaya layanan di RS Cahaya.
Direktur RS Cahaya, dr Rahmat Prima MZ mengatakan, kerja sama tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan guru yang selama ini harus menanggung sendiri sejumlah biaya pemeriksaan kesehatan.
"Tujuan utama MoU ini adalah meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya para guru yang tergabung dalam PGRI," ujar dr Rahmat, Sabtu (19/9/2026).
"Selama ini, banyak guru yang melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check up secara mandiri. Melalui kerja sama ini, ruang lingkup pelayanan menjadi lebih luas," sambungnya.
Menurut dia, cakupan kerja sama juga menyentuh penanganan kecelakaan kerja yang dapat memanfaatkan fasilitas dari Taspen.
Selain itu, guru anggota PGRI memperoleh kemudahan berupa program potongan biaya atau diskon ketika mendapatkan pelayanan kesehatan di RS Cahaya.
Dengan skema tersebut, kerja sama PGRI dan RS Cahaya diharapkan tidak berhenti pada pemberian diskon layanan.
Kedua pihak juga sepakat melakukan kolaborasi dalam kegiatan promosi dan edukasi kesehatan bagi anggota PGRI.
"Kerja sama ini tidak hanya sebatas pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup kolaborasi dalam promosi kesehatan melalui berbagai kegiatan bersama PGRI Rohil," katanya.
Ketua PGRI Rohil, Muhaimin Sadri menuturkan, kerja sama dengan fasilitas kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi memperluas bentuk perlindungan bagi guru.
Menurutnya, perhatian terhadap guru tidak cukup hanya melalui pendampingan organisasi dalam persoalan profesi dan hukum.
Aspek kesehatan juga menjadi kebutuhan penting karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan aktivitas guru dalam menjalankan tugas pendidikan.
"Alhamdulillah, hari ini PGRI Rohil bersama RS Cahaya telah melaksanakan penandatanganan MoU. Berbagai fasilitas dan kemudahan yang diperoleh guru sudah kami bahas bersama," tutur Muhaimin.
"Mudah-mudahan seluruh guru di Rohil dapat merasakan manfaat pelayanan kesehatan ini," tambahnya.
Ia menjelaskan, fasilitas kerja sama tersebut dapat dimanfaatkan anggota PGRI dan keluarganya.
Untuk memperoleh layanan, anggota cukup menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) PGRI atau surat keterangan dari pengurus cabang.
"Semoga kesepahaman ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi guru serta keluarganya," ujarnya.
MoU PGRI Rohil dan RS Cahaya berlaku selama satu tahun. Masa kerja sama tersebut dapat diperpanjang apabila pelaksanaannya berjalan baik dan dinilai memberikan manfaat berkelanjutan.
Bendahara PGRI Rohil, Asbiyanti menyebut, kerja sama tersebut menjadi langkah baru bagi organisasi dalam memberikan kemudahan layanan kesehatan kepada anggotanya.
"Kami sangat mendukung MoU ini dan berharap dapat dilaksanakan dengan baik sehingga benar-benar membantu para guru dalam mendapatkan pelayanan kesehatan," pungkasnya.