BAGANSIAPIAPI - Ikatan Alumni Perguruan Wahidin (IAPW) kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan di Rokan Hilir.
Dalam rangka memperingati hari jadi Perguruan Wahidin ke-69, IAPW memberikan penghargaan, apresiasi, serta motivasi kepada siswa dan guru pada Selasa (15/9) diaula Perguruan Wahidin, Jalan Pahlawan, Bagansiapiapi.
Kegiatan ini bertujuan agar para alumni yang telah sukses tetap memperhatikan perkembangan pendidikan di sekolah asal mereka, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Dengan tema "Alumni Menginspirasi Pelajar Berprestasi, Bersama IAPW Kita Bisa", acara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, IAPW menggelar sosialisasi pendidikan, dilanjutkan dengan malam kesenian sekolah, serta kunjungan ke Sekolah Setia Budi.
Ketua IAPW, Donnie Antonio, hadir bersama Wakil Ketua Jenny Wijaya, Ketua Bidang Pendidikan Willy, Filbert serta sejumlah alumni lainnya.
Dalam sambutannya, Donnie menegaskan bahwa pendidikan adalah pondasi dasar untuk masa depan yang lebih baik. "Kami ingin anak-anak Perguruan Wahidin terus termotivasi meraih prestasi," ujarnya.
Selama 10 tahun berdiri, IAPW konsisten memberikan bantuan kepada siswa kurang mampu, baik di Perguruan Wahidin maupun Sekolah Setia Budi. Bantuan tersebut mencakup biaya pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Bidang Pendidikan IAPW, Willy, menjelaskan bahwa pemberian bantuan dilakukan melalui tahapan pendataan yang terstruktur. Tahap pertama berupa komunikasi langsung dengan pihak sekolah dan pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan siswa.
Tahap kedua, tim IAPW melakukan survei lapangan agar bantuan tersalurkan tepat sasaran. Tahap ketiga, data yang terkumpul dituangkan dalam forum bidang pendidikan. Setiap tahun, lebih dari 300 siswa menerima manfaat dari program ini.
Wakil Ketua IAPW, Jenny Wijaya, menambahkan bahwa dukungan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu sangat penting agar mereka tetap bisa bersekolah.
"Setiap bantuan bukan sekadar meringankan beban, tetapi juga membuka kesempatan bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi mandiri, berprestasi, dan peduli sesama," jelasnya.
Dengan bertambahnya usia Perguruan Wahidin yang kini mencapai 69 tahun, IAPW berharap siswa-siswi terus berkarya dengan akhlak mulia dan budi pekerti yang baik, melanjutkan perjuangan dunia pendidikan untuk generasi selanjutnya.