www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
JPU KPK Tetap Bersikukuh, Besok Abdul Wahid Siap Sampaikan Duplik
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Zero Accident Tercoreng.
Tragedi Tewaskan Pekerja PKS PTPN IV PalmCo, Polisi Dalami Kasus dan Periksa Saksi
Senin, 27 Juli 2026 - 15:02:01 WIB
Ilustrasi tragedi tewaskan pekerja PKS PTPN IV (foto/int)
Ilustrasi tragedi tewaskan pekerja PKS PTPN IV (foto/int)

ROHIL – Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hilir akhirnya angkat bicara terkait kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tanjung Medan, yang dikelola PTPN IV Regional III Riau. Hingga kini, polisi memastikan proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang merenggut nyawa Ahmad Kusaeri (47).

Peristiwa nahas yang terjadi pada Senin (20/7/2026) itu menyisakan duka mendalam. Ahmad Kusaeri dilaporkan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan setelah diduga terseret tali capstand yang sedang menggulung. Tubuh korban disebut terlilit tali hingga terjatuh dan kepalanya membentur bollard.

Kasi Humas Polres Rokan Hilir, Ipda Didi Sofyan, mengatakan penyidik Satreskrim Polres Rohil masih mendalami kasus tersebut.

"Terkait perkara kecelakaan kerja, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik Satreskrim Polres Rohil," ujar Ipda Didi Sofyan dikonfirmasi, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dan alat bukti guna memastikan kronologi serta penyebab insiden secara utuh.

"Beberapa tahapan masih terus dilakukan guna mengumpulkan keterangan para saksi-saksi, alat bukti, serta memastikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan," jelasnya.

Ia menegaskan kepolisian akan menangani perkara tersebut secara profesional sesuai ketentuan hukum.

"Kami tetap berkomitmen menangani perkara ini secara profesional dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," tegasnya.

Kasus ini sebelumnya menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan olah tempat kejadian perkara (TKP) baru dilakukan beberapa jam setelah insiden terjadi. Selain itu, jenazah korban disebut telah dipulangkan ke kampung halamannya tanpa melalui proses autopsi.

Insiden maut di PKS Tanjung Medan juga menjadi perhatian karena terjadi di tengah klaim zero accident yang sebelumnya disampaikan PTPN IV PalmCo. Pada 15 Januari 2026, perusahaan mengumumkan telah mencatat 23,3 juta jam kerja tanpa kecelakaan fatal.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, saat itu menegaskan bahwa budaya keselamatan kerja harus dijalankan secara konsisten.

“Keselamatan kerja itu maraton, bukan sprint. Tidak bisa dibangun dengan pendekatan seremonial. Yang menentukan adalah konsistensi menjalankan sistem setiap hari, di setiap unit kerja,” ujar Jatmiko saat itu.

PTPN IV Dukung Investigasi

Manajemen PTPN IV Regional III Riau menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ahmad Kusaeri dalam kecelakaan kerja tersebut. Perusahaan mengaku langsung mengaktifkan prosedur tanggap darurat dengan memberikan penanganan kepada korban, mengamankan lokasi kejadian, berkoordinasi dengan keluarga korban, serta menjalin komunikasi dengan instansi terkait.

"Atas nama manajemen dan seluruh keluarga besar PTPN IV Regional III, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Kepergian almarhum merupakan kehilangan yang mendalam bagi kami. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini," kata Kasubbag Humas PTPN IV Regional III, Adry Syah Putra, dalam pernyataan tertulis yang dikirim ke redaksi SabangMerauke News, Selasa (21/7/2026).

Adry mengatakan perusahaan memastikan seluruh hak almarhum dan keluarganya akan dipenuhi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Sejak awal pasca insiden, manajemen PKS Tanjung Medan bersama Serikat Pekerja terus mendampingi keluarga korban dalam setiap tahapan penanganan. Perwakilan Regional Management PTPN IV Regional III juga hadir secara langsung di tengah keluarga sebagai bentuk empati dan tanggung jawab perusahaan," kata Adry.

Selain pemenuhan hak-hak korban, perusahaan juga mengkaji berbagai bentuk dukungan jangka panjang bagi keluarga almarhum.

PTPN IV Regional III juga mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan tersebut.

"Kami menghormati proses investigasi yang sedang berlangsung dan berkomitmen mendukung penuh proses tersebut hingga selesai. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh pihak untuk menunggu hasil investigasi resmi serta tidak membangun maupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," jelasnya.

Adry menyebut insiden tersebut merupakan kecelakaan kerja pertama yang menimbulkan korban meninggal dunia sejak PKS Tanjung Medan beroperasi sekitar dua dekade lalu.

"Karena itu, hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem operasional, prosedur kerja, pengendalian risiko, serta penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh unit operasional," jelas Adry.

Ia menegaskan perusahaan akan terus memperkuat penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Komitmen tersebut akan terus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang," pungkasnya.

Disnaker Riau Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan

Di sisi lain, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Riau hingga kini belum merampungkan hasil pemeriksaan atas kecelakaan kerja tersebut. Kepala Bidang Pengawasan Disnaker Riau, Rival Lino, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari perusahaan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 3 Tahun 1998 tentang Tata Cara Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan.

"Kami masih menunggu laporan lengkap sampai batas waktu 2 kali 24 jam usai kecelakaan kerja terjadi," kata Rival Lino saat dikonfirmasi SabangMerauke News.

Meski demikian, Disnaker mengaku telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi.

"Tim langsung turun," kata Rival.

Hingga kini, hasil pemeriksaan Disnaker Riau masih belum diumumkan, sementara proses penyelidikan kepolisian dan investigasi terhadap penyebab kecelakaan kerja tersebut masih terus berlangsung.

Sumber: Sabangmeraukenews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid bersiap sampaikan pembelaan terakhir di hadapan majelis hakim (foto/ist)JPU KPK Tetap Bersikukuh, Besok Abdul Wahid Siap Sampaikan Duplik
Ilustrasi tragedi tewaskan pekerja PKS PTPN IV (foto/int)Tragedi Tewaskan Pekerja PKS PTPN IV PalmCo, Polisi Dalami Kasus dan Periksa Saksi
Kobaran api hanguskan dua ruko di Jalan Jenderal, Kelurahan Labuh Baru, Kota Pekanbaru, Senin (27/7/2026).Kobaran Api Hanguskan Dua Ruko di Pekanbaru, Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas
ist.BRK Syariah Bengkalis Dukung Semangat Kebersamaan pada Senam Bersama Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis
PUPR Pekanbaru kebut pembangunan drainase, Jalan Darma Bakti dan Suka Karya jadi fokus (foto/int)Atasi Banjir, PUPR Pekanbaru Fokus Benahi Drainase di Arengka, Jalan Paus hingga Suka Karya
  Penarikan Hadiah Undian Samsat Provinsi Riau Tahap II di Pekanbaru, Senin (27/7/2026).Pemprov Riau Beri Hadiah Emas dan Motor untuk Wajib Pajak, Denda Pajak Dihapus Mulai Agustus
Pemprov Riau siapkan perayaan Hari Jadi ke-69, Festival Literasi dan cek kesehatan gratis hadir untuk masyarakat (foto/int)Pasar Murah hingga Hiburan Rakyat Meriahkan Hari Jadi ke-69 Riau
Bandara SSK II Pekanbaru tanam 3.000 mangrove untuk lindungi pesisir (foto/int)Bandara SSK II Pekanbaru Tanam 3.000 Mangrove untuk Lindungi Pesisir
Tiga siswa SMAN 2 Pangkalan Kerinci harumkan nama Pelalawan di FLS3N Riau 2026 (foto/Andy)3 Siswa SMAN 2 Pangkalan Kerinci Harumkan Nama Pelalawan di FLS3N Riau 2026
Ilustrasi cuaca Riau hari ini berpotensi hujan (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Ringan Masih Berpeluang Terjadi di Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved