BAGANSIAPIAPI - Sebanyak 121 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Baiturrahmah Kabupaten Rokan Hilir menorehkan capaian penting dalam perjalanan pendidikan keagamaan mereka.
Puluhan santri tersebut mengikuti prosesi wisuda Iqro dan khatam Al-Qur’an yang berlangsung khidmat di Gedung H Misran Rais, Bagansiapiapi, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Generasi Qurani, Berakhlak Mulia dan Berprestasi” itu menjadi bukti komitmen lembaga pendidikan Islam tersebut dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman.
Suasana haru dan bangga tampak mewarnai acara yang dihadiri orangtua, wali santri, serta para tenaga pendidik.
Momentum tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para santri dalam mempelajari baca tulis Al-Qur’an hingga berhasil mencapai tahapan kelulusan.
Ketua Yayasan Baiturrahmah, Muaz Hasibuan SE menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan wisuda Iqro angkatan ke-14 dan khataman Al-Qur’an angkatan ke-12.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan baik. Semoga anak-anak yang diwisuda menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia,” ujar Muaz.
Pada tahun ini, sebanyak 66 santri berhasil menyelesaikan khatam Al-Qur’an, sementara 55 santri lainnya mengikuti wisuda Iqro setelah menyelesaikan tahapan pembelajaran dasar membaca Al-Qur’an.
Menurut Muaz, para peserta khatam Al-Qur’an telah menjalani proses pendidikan selama kurang lebih empat tahun di MDTA Baiturrahmah.
Selama masa pembelajaran tersebut, mereka dibimbing oleh ustaz dan ustazah untuk memahami dasar-dasar ilmu agama sekaligus membangun karakter Islami.
Ia menilai, ilmu yang diperoleh para santri selama belajar di madrasah menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pendidikan agama ke jenjang yang lebih tinggi.
“Ilmu yang telah diajarkan para ustaz dan ustazah hendaknya menjadi bekal bagi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan agama dan memperdalam pemahaman Al-Qur’an,” katanya.
Muaz juga menegaskan, keberhasilan pendidikan anak tidak terlepas dari peran keluarga. Karena itu, ia mengajak seluruh orangtua untuk terus memberikan dukungan dan motivasi agar semangat belajar anak-anak tetap terjaga.
“Kami berharap orangtua terus memberi motivasi dan dukungan agar anak-anak tetap istiqamah dalam menuntut ilmu,” tambahnya.
Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, wisuda dan khataman Al-Qur’an tersebut menjadi simbol keberhasilan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Islam.
Di tengah tantangan perkembangan zaman, MDTA Baiturrahmah berupaya mencetak generasi yang mampu menjaga akhlak, mengamalkan ajaran Al-Qur’an, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan bekal pendidikan agama yang kuat sejak dini, para santri diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi penerus yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki integritas dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.