BAGANSIAPIAPI - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menggelar ikrar bersama untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran petugas maupun warga binaan untuk meneguhkan komitmen menjaga integritas dan ketertiban di dalam lapas.
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kantib) Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Eka Misdi Maldo Putra SE, menyampaikan bahwa ikrar ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan lapas yang aman, tertib, dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Eka Misdi mengajak seluruh warga binaan untuk mengintrospeksi diri sejak dini agar kelak ketika kembali ke tengah masyarakat dapat menjadi pribadi yang bermanfaat.
Setelah pembacaan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan yang disampaikan oleh dokter dari Puskesmas Bagansiapiapi.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada warga binaan bahwa narkoba tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak masa depan dan kesehatan.
Selain sosialisasi, jajaran Lapas juga melakukan pemeriksaan kamar hunian warga binaan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar.
Pemeriksaan tersebut disertai dengan razia kamar hunian serta pelaksanaan tes urine terhadap warga binaan maupun petugas.
Dari hasil razia, tidak ditemukan adanya handphone ilegal maupun barang terlarang lainnya di kamar hunian.
Sementara itu, hasil tes urine terhadap 50 sampel warga binaan menunjukkan seluruhnya negatif narkoba.
Eka Misdi menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata seluruh jajaran untuk menjaga lapas tetap bersih.
Ia menambahkan, apabila ada petugas yang terbukti terlibat atau memberikan fasilitas kepada warga binaan, maka akan diberikan sanksi tegas berupa penurunan pangkat hingga pemecatan.
Begitu pula terhadap warga binaan yang melanggar aturan, pihak lapas akan memberikan tindakan tegas agar menimbulkan efek jera.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri sebagai bentuk dukungan lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban lapas.
Dengan hasil yang positif dari kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berharap dapat terus mempertahankan komitmen sebagai lembaga pemasyarakatan yang bersih, aman, tertib, dan berintegritas.