www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Desa Teluk Mega Dapat Sosialisasi Program MBG, Langkah Nyata Menuju Generasi Emas 2045
Sabtu, 14 Juni 2025 - 09:00:48 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Maharani.
Anggota Komisi IX DPR RI Maharani.

ROKAN HILIR – Pemerintah terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, giliran warga Desa Teluk Mega, Kabupaten Rokan Hilir, Riau yang mendapat sosialisasi terkait program unggulan tersebut, Kamis (12/6/2025).

Sosialisasi MBG dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Maharani, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Ari Yulianto, staf Puskesmas Teluk Mega Weni Indriani, serta tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret menuju visi besar Indonesia Emas 2045, dengan fokus membentuk generasi sehat dan cerdas sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Maharani menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan.
“Kalau bukan sekarang kita mulai, kapan lagi? Masa depan anak-anak kita sangat dipengaruhi oleh asupan gizi hari ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam membentuk dapur umum mandiri yang akan menjadi pusat penyediaan makanan bergizi, dengan dukungan dari BGN dan pemerintah pusat.

Sementara itu, Ari Yulianto selaku Analis Kebijakan Madya BGN menyampaikan bahwa program ini menyasar berbagai kelompok rentan, mulai dari siswa PAUD hingga SMA, pondok pesantren, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.

“Tujuan utama MBG bukan sekadar pemenuhan gizi, tapi juga memberdayakan ekonomi lokal. Satu dapur MBG dapat menyerap hingga 50 tenaga kerja, termasuk juru masak, sopir, dan pengelola logistik,” jelas Ari.

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp15.000 per anak per hari—Rp10.000 untuk makanan dan Rp5.000 untuk operasional. Ditargetkan, program ini akan menjangkau hingga 17 juta penerima manfaat secara nasional pada tahun 2025.

Saat ini, sebanyak 1.542 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dibangun melalui dana APBN. Sisanya akan dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat dan dunia usaha.

Tenaga kesehatan dari Puskesmas Tanah Putih, Weni Indriani, mengapresiasi program ini yang dinilainya sebagai inovasi baru di Indonesia dalam menjawab tantangan stunting dan ketahanan pangan.

“Masyarakat dapat berkontribusi langsung dengan menyuplai bahan pangan lokal seperti ayam, ikan, dan sayuran. Ini bukan hanya meningkatkan gizi, tapi juga pendapatan warga,” jelas Weni.

Dengan dimulainya sosialisasi MBG di Teluk Mega, warga diharapkan segera membentuk tim kerja dan merancang dapur umum lokal. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah menjadi kunci sukses pelaksanaan program ini secara berkelanjutan.

Langkah kolaboratif ini diharapkan tak hanya menyelamatkan generasi masa depan dari ancaman kekurangan gizi, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa.(*)

 



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
  Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved