www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Saat Api Datang, Dayun Bergerak Bersama: Kolaborasi RAPP dan Masyarakat Tangani Karhutla
Selasa, 29 September 2026 - 15:57:52 WIB
Kolaborasi RAPP dan masyarakat tangani Karhutla di Dayun, Siak (foto/diana)
Kolaborasi RAPP dan masyarakat tangani Karhutla di Dayun, Siak (foto/diana)

SIAK — Asap dan titik api menjadi tanda bahwa pekerjaan belum selesai. Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Dayun, Kabupaten Siak, upaya pemadaman tidak hanya mengandalkan satu pihak.

Pemerintah Kabupaten Siak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kecamatan Dayun, pemerintah kampung, masyarakat peduli api, dan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bergerak bersama menangani kebakaran.

Di lapangan, penanganan dilakukan melalui pemetaan lokasi, pembuatan sekat bakar, hingga pemadaman secara langsung melalui jalur darat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mencegahnya meluas ke wilayah lain.

Camat Dayun Rulian Nugroho mengatakan pihaknya bersama BPBD membentuk tim penanganan karhutla dengan melibatkan personel RAPP. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempercepat respons ketika kebakaran terjadi.

"Pemerintah Kabupaten Siak dalam hal ini BPBD bersama pihak Kecamatan Dayun membuat tim penanganan karhutla yang di dalamnya ada personel PT RAPP. Kami memetakan untuk upaya sekat bakar dan melakukan pemadaman melalui darat," kata Rulian.

Dalam penanganan tersebut, RAPP menurunkan delapan personel setiap hari. Selain tenaga, perusahaan juga mengerahkan satu unit excavator untuk mendukung proses pemadaman hingga penanganan api selesai.

Bagi tim di lapangan, keberadaan alat berat bukan sekadar tambahan peralatan. Excavator digunakan untuk membantu pekerjaan dalam kondisi medan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, terutama dalam upaya mengendalikan area terdampak kebakaran.

Namun, pemadaman bukan satu-satunya pekerjaan. Setelah api ditangani, persoalan berikutnya adalah bagaimana mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Karena itu, Kecamatan Dayun menyiapkan langkah pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat. Warga akan diingatkan agar tidak melakukan aktivitas pembakaran di lahan maupun hutan.

"Kami akan melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak melakukan aktivitas membakar di lahan dan hutan, dan mengaktifkan patroli bersama dalam hal cepat tanggap karhutla," ujar Rulian.

Masyarakat ikut berada di garis depan

Penanganan karhutla di Dayun juga melibatkan masyarakat. Penghulu Kampung Dayun Nasya Nugrik mengatakan masyarakat peduli api bersama RAPP dan perangkat kampung ikut melakukan pengawasan serta mengatur pekerjaan di lapangan

Mereka tidak hanya membantu ketika api sudah muncul. Kebutuhan selama proses penanganan juga diperhitungkan bersama, mulai dari pengaturan pekerjaan hingga kebutuhan logistik bagi personel yang berada di lokasi.

"Masyarakat peduli api bersama RAPP dan perangkat desa mengontrol pengaturan kerja dan menghitung kebutuhan, baik logistik maupun lainnya. RAPP juga membantu dalam pemadaman api," kata Nasya.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting karena warga berada dekat dengan wilayah yang berpotensi terdampak. Informasi mengenai kondisi lapangan dapat lebih cepat diketahui, sehingga penanganan bisa segera dilakukan ketika muncul tanda-tanda kebakaran.

Pola kerja bersama ini membuat penanganan karhutla tidak berhenti pada kegiatan pemadaman. Ada pembagian peran antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, mulai dari pemetaan lokasi, pengendalian api, penyediaan dukungan peralatan dan personel, hingga patroli dan sosialisasi.

Di Dayun, api menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama. Ketika titik kebakaran muncul, pemerintah menyiapkan koordinasi, masyarakat ikut mengawasi, sementara RAPP mengerahkan personel dan peralatan untuk membantu pemadaman.

Upaya tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pencegahan tetap menjadi bagian penting dalam menghadapi karhutla. Sebab, semakin cepat api diketahui dan ditangani, semakin besar peluang kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas.

Bagi Kampung Dayun, menjaga lahan dari ancaman api bukan hanya pekerjaan saat musim kebakaran. Patroli, sosialisasi, kesiapsiagaan masyarakat, dan koordinasi antarpihak menjadi bagian dari upaya menjaga wilayah tetap aman dari karhutla.

Penulis: Diana
Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Oknum Ahli Waris klaim lapak di Pasar Simpang Baru Panam, Pekanbaru dan minta bayar jutaan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Ratusan hewan peliharaan di Riau dapat vaksin rabies gratis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)204 Hewan di Riau Divaksin Rabies Gratis, 170 di Antaranya Kucing
Rapat persiapan Festival Bintang Radio dalam rangka HUT ke-27 Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Bukan Sekadar Hiburan, Bintang Radio Disiapkan Jadi Panggung Talenta Lokal Kuansing
Harga TBS sawit mitra swadaya di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)CPO Turun Rp143,63, Harga TBS Sawit Mitra Swadaya di Riau Terkoreksi
Pemerintah dan warga Dayun Siak bentuk tim gabungan cegah Karhutla.(foto: diana/halloriau.com)Karhutla Dayun Siak Diantisipasi, Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan
  Kabut asap kiriman selimuti Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kembali Diselimuti Kabut Asap, BPBD Inhu: Bukan dari Kebakaran Lokal
Satlantas Pekanbaru catat lonjakan pelanggaran tak pakai helm.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pelanggaran Tak Pakai Helm di Pekanbaru Meledak, Agustus 2026 Tembus 202 Kasus
Harga TBS sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga TBS Sawit Riau Turun, Petani Plasma Maksimal Rp3.912 per Kg
DEN dan Unri membahas masa depan energi Riau, EBT dan hilirisasi menjadi perhatian (foto/riki)EBT Jadi Fokus Sosialisasi KEN di Riau, Limbah Sawit Berpotensi Jadi Sumber Energi
Lapas Bagansiapiapi dapat 9 mesin jahit.(foto: afrizal/halloriau.com)9 Mesin Jahit dari BRI Masuk Lapas Bagansiapiapi, WBP Disiapkan Punya Keahlian Sebelum Bebas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved