www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Waspada Pancaroba, 745 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru dan 3 Warga Meninggal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Debat Pilwako Pekanbaru 2024
Pengelolaan Sampah Pekanbaru di Bawah Target Nasional, Edy Natar Soroti Solusi Berbasis Masyarakat
Sabtu, 09 November 2024 - 07:54:34 WIB
Debat Pilwako Pekanbaru 2024.(foto: dini/halloriau.com)
Debat Pilwako Pekanbaru 2024.(foto: dini/halloriau.com)

PEKANBARU - Isu pengelolaan sampah menjadi sorotan dalam debat perdana calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang digelar Jumat malam (8/11/2024) di SKA Co Ex Pekanbaru.

Pasalnya, capaian pengelolaan sampah Kota Pekanbaru masih jauh di bawah target nasional, dan sudah sepuluh tahun tidak lagi menerima penghargaan Adipura.

Edy Nasution, calon Walikota Pekanbaru nomor urut 4, mengemukakan rencana strategis untuk memperbaiki pengelolaan sampah di Pekanbaru jika terpilih sebagai walikota.

Menurutnya, sistem pengelolaan sampah saat ini yang melibatkan pihak ketiga kurang efektif dalam menangani masalah sampah dari hari ke hari.

Edy menilai perlu ada pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan sistem pengelolaan yang lebih berkelanjutan dan efektif.

"Sampah yang dikelola hari ini itu dilaksanakan dengan pihak ketiga. Oleh karena itulah kita lihat kenapa sampah ini tidak bisa selesai dari hari ke hari. Nanti kalau kami diridhoi menjadi walikota, dalam pelaksanaan penanganan sampah ini kita akan melibatkan pemberdayaan masyarakat sebagaimana yang pernah dilaksanakan dulu," ujar Edy Nasution, Jumat (8/11/2024).

Edy mengusulkan pembangunan Transfer Depo Terpadu di setiap zona di Pekanbaru, yang akan mencakup tiga wilayah utama pengelolaan sampah terpadu.

Setiap kelurahan akan dibentuk kelompok pengelolaan sampah yang terdiri dari masyarakat setempat, dibentuk langsung oleh camat dan disahkan dalam bentuk Peraturan Walikota (Perwako).

Menurutnya, dengan cara ini, masyarakat dapat lebih paham dan terlibat aktif dalam pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing.

"Kita akan melaksanakan pembangunan transfer depo terpadu di setiap zona, dan di setiap kelurahan akan dibentuk kelompok pengelolaan sampah oleh camat. Nantinya, mereka akan bekerja di wilayahnya masing-masing," jelas Edy.

Selain itu, ia menegaskan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tidak lagi hanya sekadar lokasi penampungan sampah, melainkan pusat pemrosesan sehingga hanya residu yang akan masuk ke TPA.

Dalam mendukung sistem ini, Edy juga berencana menyediakan kendaraan pengangkut sampah di tiap kelurahan, baik roda tiga atau roda empat, sesuai kebutuhan di lapangan.

"Dengan cara demikian, kita berharap pengelolaan sampah ini bisa terlaksana dengan baik. Nantinya, pengelolaan sampah akan dikembalikan kepada pemberdayaan masyarakat," tegasnya.

Edy juga menyampaikan, konsep pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah ini diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif, karena masyarakat sendiri lebih paham tentang kondisi wilayahnya dan dapat mengatasi masalah sampah dengan lebih baik.

Gagasan ini diharapkan dapat menjawab permasalahan sampah di Pekanbaru yang masih menjadi kendala besar. Debat ini memberikan kesempatan bagi warga Pekanbaru untuk mengenal visi dan misi kandidat dalam menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Penulis: Dini
Editor: Barkah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ratusan kasus DBD tercatat di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Waspada Pancaroba, 745 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru dan 3 Warga Meninggal
BYD bisa diretas.(ilustrasi/AI/halloriau.com)BYD Shark 6 Dibobol Hacker, Pintu, Lampu dan Wiper Bisa Diaktifkan dari Jarak Jauh
Jadwal MotoGP Mandalika 2026.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Jadwal MotoGP Mandalika 2026: Sprint Race hingga Balapan Utama Akhir Pekan ini
Pemerintah pusat pangkas TKT untuk Kabupaten Kepulauan Meranti.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pemerintah Pusat Bikin Meranti Makin Tertekan: TKD Turun, DBH 2027 Anjlok Rp34,5 Miliar
SIGMA mulai disiapkan ukur kinerja ASN.(ilustrasi/AI/halloriau.com)TPP Tak Sekadar Kehadiran, SIGMA Mulai Disiapkan Ukur Kinerja ASN Pemprov Riau
  Layanan 112 Pekanbaru dapat panggilan iseng.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Jangan Iseng! Panggilan Palsu ke 112 Pekanbaru Bisa Bahayakan Nyawa
Penjualan Daihatsu tumbuh 10 persen.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Daihatsu Cetak Penjualan 37.167 Unit di Kuartal III 2026, Gran Max Kuasai Separuh Pasar
Pekanbaru siapkan penertiban 133 kanto STC.(ilustrasi/AI/halloriau.com)HGB Berakhir, Pemko Pekanbaru Ambil Alih 133 Kanto STC dan Siapkan Aturan Baru
Pasar murah Pemprov Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Operasi Pasar ke-188 Pemprov Riau Digelar Pekan Ini, Cek Daftar Harga dan Lokasinya
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: mimi/halloriau.com)Tiang Fiber Optik Masuk Pekarangan Warga di Pekanbaru, DPRD Desak Pemko Bertindak
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved