www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Banjir Sungai Rokan Putus Akses Sontang–Duri, Rp2,1 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dituding Tak Netral dan Ikut Cawe-cawe Politik, BEM Nusantara Riau Desak Pj Gubri Dicopot
Jumat, 07 Juni 2024 - 16:21:38 WIB
Foto Pj Gubri SF Hariyanto bersama dua bacalon kepala daerah yang dituding BEM Nusantara Riau berpotensi melanggar netralitas ASN (foto:istimewa)
Foto Pj Gubri SF Hariyanto bersama dua bacalon kepala daerah yang dituding BEM Nusantara Riau berpotensi melanggar netralitas ASN (foto:istimewa)

PEKANBARU - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Riau menuding Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto bersikap tidak netral dan menyalahi aturan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pasalnya, beredar foto SF Hariyanto bersama bakal calon (bacalon) Gubernur Riau Abdul Wahid dan Firdaus.

Koordinator Daerah Riau BEM Nusantara, Nanang, menyebut foto itu memicu spekulasi di kalangan masyarakat mengenai netralitas SF Hariyanto sebagai ASN sekaligus sebagai Pj Gubri.

"Seharusnya, sebagai pejabat publik sekaligus ASN, bapak Pj Gubri menghindari berfoto dengan pose yang seakan-akan mendukung salah satu bakal calon di Pilkada mendatang. Tindakan semacam ini justru menimbulkan kecurigaan masyarakat mengenai ketidaknetralan beliau," kata dia, Jumat (7/6/2024).

Untuk itu, Nanang melanjutkan, BEM Nusantara Riau meminta kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk segera mencopot SF Hariyanto dari jabatannya.

Hal ini mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani oleh 5 menteri pada tanggal 22 September 2022 yang mengatur setiap ASN yang ditunjuk sebagai Pj Gubernur atau Walikota di seluruh Indonesia untuk tetap netral dalam menjalankan amanah sebagai Pj.

"Juga untuk tidak ikut cawe-cawe politik untuk menyambut Pilkada Serentak 202. Jika ada kedapatan Pj di suatu daerah terindikasi tidak netral maka akan mendapatkan sanksi disiplin atau dicopot dari jabatannya. Maka dari itu kami mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera mencopot SF Haryanto sebagai Pj Gubernur Riau," sebutnya.

BEM Nusantara Riau menilai, tambah Nanang, tindakan yang dilakukan oleh SF Haryanto dapat merusak kepercayaan publik terhadap integritas pejabat publik dan ASN.

"Sebagai ASN, beliau seharusnya mematuhi aturan dan etika yang mengharuskan netralitas dalam setiap pemilihan umum. Jika tidak, ini dapat berdampak negatif pada proses demokrasi yang sedang berlangsung," tegasnya.

"Untuk menghindari perpecahan yang lebih besar di masyarakat serta menjaga aturan dan etika yang berlaku bagi ASN dan pejabat publik, kami meminta kepada pak Presiden untuk mencopot Pj Gubri. Ketidaknetralan yang ditunjukkan secara terang-terangan oleh beliau sangat tidak sesuai dengan etika pejabat publik dan ASN," sambung Nanang.

BEM Nusantara Riau berharap tindakan tegas dari Presiden Republik Indonesia akan memberikan efek jera bagi pejabat lain yang mungkin berniat melakukan hal serupa.

"Kami yakin bahwa Presiden akan mengambil langkah yang tepat demi menjaga integritas dan netralitas pejabat publik serta ASN di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi Riau," pungkasnya.

Terakhir, Nanang berharap desakan ini juga untuk memastikan bahwa proses Pilkada di Riau berjalan dengan jujur, adil, dan transparan.

"BEM Nusantara Riau berkomitmen untuk terus memantau jalannya Pilkada serta memberikan kritik dan saran konstruktif demi terciptanya demokrasi yang sehat dan berintegritas di Provinsi Riau," tutupnya.

Penulis: Rinai
Editor: Satria



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Jalan Sontang-Duri rusak pasca banjir.(foto: int)Banjir Sungai Rokan Putus Akses Sontang–Duri, Rp2,1 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan
Tim BBKSDA Riau datangi lokasi temuan jejak harimau sumatera di Jalan Lingkar Bangkinang, Kampar.(foto: mcr)Warga Bangkinang Waspada! Jejak Harimau Sumatera di Kawasan Jalan Lingkar Bangkinang
GR Yaris Rally2 menggila di Semarang.(foto: istimewa)Ryan Nirwan Tak Terkalahkan! TGRI Sapu Bersih Juara RC2 Sprint Rally 2026
DLH Rohil gelar rakor kejar Adipura 2026.(foto: afrizal/halloriau.com)Adipura 2026 Segera Dinilai, DLH Rohil Fokus Benahi 32 Titik Pantau
7 daerah di Riau masuk peta rawan penyelundupan narkoba.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Narkoba dari Malaysia Jadi Ancaman, Polda Riau Petakan 7 Wilayah Pesisir
  Antrean solar di Riau mulai terurai.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Antrean Solar Tinggal 3-5 Mobil, DPRD Riau Minta Pengawasan SPBU Diperketat
PWI Pelalawan buka pendaftaran bakal calon ketua hingga 6 November 2026.(foto: andi/halloriau.com)PWI Pelalawan Buka Bursa Calon Ketua, UKW Madya Jadi Syarat Wajib
ist.Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-arakan LAM Riau 
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/gemini AI/halloriau.com)196 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Dumai Catat Titik Panas Terbanyak di Riau Sore Ini
Progres Jalan Simpang MTQ Pekanbaru hampir rampung.(foto: tribunpekanbaru.com)Simpang MTQ Pekanbaru Masih Dibenahi, Ini Fasilitas yang Belum Rampung
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved