PEKANBARU – Satu dekade perjalanan Suska TV bukan sekadar penanda usia, melainkan bukti konsistensi media kampus dalam melahirkan ruang kreativitas bagi generasi muda. Memasuki Milad ke-10, Suska TV UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau menggelar ajang kreatif berskala nasional yang mempertemukan puluhan talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Ratusan peserta dari perguruan tinggi dan sekolah menengah atas memadati Gedung Rektorat Lantai 5 UIN Suska Riau, Senin (22/6/2026), untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang mengusung semangat kreativitas, inovasi, dan adaptasi di era media digital.
Perayaan satu dekade Suska TV menjadi panggung bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui empat cabang lomba nasional, yakni film pendek, voice over, poster, dan live on cam. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga ruang pembuktian kemampuan peserta dalam menghasilkan karya yang relevan dengan perkembangan industri media masa kini.
Tak hanya kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan workshop bertema "Masa Depan Industri Media: Peluang, Tantangan, dan Strategi Kreatif Generasi Muda". Workshop tersebut menghadirkan jurnalis berprestasi yang langganan memenangkan berbagai kompetisi, Melba Fery Fadli, S.Ikom, serta Corcom Assistant PTPN IV Regional III Pekanbaru, Anggi Romadhoni, S.P.
Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami arah perkembangan industri media yang terus berubah akibat transformasi digital. Peluang karier, tantangan persaingan, hingga strategi kreatif untuk bertahan dan berkembang di era digital menjadi topik utama yang dibahas para narasumber.
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau, Prof. Dr. Masduki, M.Ag, yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan pentingnya peran media kampus dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja.
“Media kampus harus menjadi ruang belajar yang nyata, tempat mahasiswa mengasah keterampilan sekaligus memahami dinamika industri media yang terus berubah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Laboratorium Suska TV, Rohayati, M.I.Kom, menilai peringatan 10 tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat profesionalisme sekaligus meningkatkan inovasi media kampus tersebut.
“Momentum satu dekade ini menjadi titik penting bagi Suska TV untuk semakin memperkuat perannya sebagai media kampus yang profesional. Ke depan, Suska TV diharapkan mampu terus berinovasi dan menjadi ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan industri media,” katanya.
Kesuksesan kegiatan ini turut didukung berbagai pihak dari dunia industri. Pertamina Hulu Rokan hadir sebagai sponsor utama bersama Bizznet, PTPN IV Regional III Pekanbaru, Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Glad2Glow, VannBox, PIA100, ALCIV Studio, QP, dan Invinity Printing.
Suasana puncak acara berlangsung meriah saat pengumuman para juara. Ketegangan yang menyelimuti peserta sejak awal perlombaan berubah menjadi sorak sorai dan tepuk tangan ketika nama-nama pemenang diumumkan.
Muhammad Rizqi Hidayatullah dari Universitas Negeri Surabaya berhasil meraih juara pertama kategori film pendek. Pada kategori voice over, gelar terbaik diraih Syifa Azhura Efendi dari SMAN 8 Pekanbaru. Nabila Khairani Marpaung dari Universitas Wahid Hasyim Semarang keluar sebagai juara kategori live on cam, sedangkan kategori poster dimenangkan Rizky Aulia Jaya dari UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Ketua Panitia, Nafri Yandi, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.
“Terima kasih atas partisipasi luar biasa seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Semoga kegiatan ini menjadi ruang tumbuh bersama dan Suska TV dapat terus berkembang menjadi media kampus yang lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya.
Sepuluh tahun telah berlalu, namun bagi Suska TV, perayaan ini bukanlah garis akhir. Milad ke-10 menjadi awal langkah baru untuk terus berkembang sebagai laboratorium kreativitas, tempat lahirnya talenta-talenta muda, sekaligus jembatan yang menghubungkan dunia kampus dengan industri media masa depan. (rls)