PEKANBARU – Antusiasme masyarakat untuk melanjutkan studi di Program Magister (S2) Media dan Komunikasi (Medkom) UIN Suska Riau terus meningkat. Sejak pendaftaran mahasiswa baru dibuka, lebih dari 60 persen kuota yang tersedia telah terisi oleh calon mahasiswa dari berbagai latar belakang profesi.
Tingginya minat tersebut menunjukkan semakin besarnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penguasaan ilmu komunikasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, media baru, hingga kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ketua Program Studi Magister Media dan Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Dr. Tika Mutia, M.I.Kom, mengatakan jumlah pendaftar terus bertambah sejak proses penerimaan dibuka.
"Alhamdulillah pendaftar terus bertambah, dari beragam latar belakang. Saat ini sudah lebih 60 persen kandidat yang sudah mendaftar," kata Tika Mutia, Senin (8/6/2026).
Pada tahun ajaran 2026/2027, Program Magister Media dan Komunikasi membuka kuota sebanyak 20 mahasiswa. Adapun biaya pendaftaran dan perkuliahan ditetapkan sebesar Rp6 juta.
Menurut Tika, transformasi teknologi komunikasi yang berlangsung sangat cepat menuntut hadirnya sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan zaman. Karena itu, Program Magister Media dan Komunikasi dirancang untuk mengembangkan keilmuan komunikasi modern yang relevan dengan perkembangan industri digital saat ini.
Ia menjelaskan lulusan program tersebut memiliki peluang karier yang luas, mulai dari konsultan komunikasi digital, digital media strategist, peneliti AI dan big data komunikasi, akademisi, peneliti, hingga analis komunikasi digital.
“Sekarang bukan hanya soal kemampuan berbicara, tetapi bagaimana memahami strategi komunikasi berbasis data, media digital, serta perkembangan AI yang mulai menjadi bagian penting dalam industri komunikasi,” ujarnya.
Pendaftaran mahasiswa baru dibuka mulai 1 Mei hingga 6 Juli 2026. Selanjutnya, seleksi atau ujian CAT Mandiri akan dilaksanakan pada 9 Juli 2026 dan hasil seleksi diumumkan pada 13 Juli 2026.
Tika juga mengajak generasi muda, aparatur sipil negara (ASN), praktisi media, maupun kalangan profesional lainnya untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kapasitas akademik dan profesional.
“Melanjutkan pendidikan S2 bukan hanya menambah gelar, tetapi juga memperluas wawasan, jejaring, dan kesiapan menghadapi perubahan dunia komunikasi yang semakin digital dan berbasis teknologi,” ungkapnya.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIN Suska Riau. Calon mahasiswa dapat melakukan registrasi akun, mengisi data diri, mengunggah dokumen persyaratan, melakukan pembayaran biaya pendaftaran, hingga mencetak kartu peserta seleksi secara online.
Informasi lebih lanjut mengenai Program Magister Media dan Komunikasi UIN Suska Riau dapat diakses melalui laman resmi magistermedkom.uin-suska.ac.id.