www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Lulus 3,5 Tahun
Mahasiswa UIR Berhasil Ciptakan Prototype Pemantau Kualitas Udara Secara Real Time
Selasa, 08 Oktober 2024 - 17:46:30 WIB
Tu Bagus Dwi Fikri, Mahasiswa UIR ciptakan prototype pemantau kualitas udara (foto/ist)
Tu Bagus Dwi Fikri, Mahasiswa UIR ciptakan prototype pemantau kualitas udara (foto/ist)

PEKANBARU – Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR), Tu Bagus Dwi Fikri, mencatatkan prestasi gemilang dengan menciptakan prototype alat pemantau kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) yang inovatif.

Tidak hanya itu, mahasiswa angkatan 2020 dari Program Studi Teknik Informatika ini juga berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun. Ini capaian yang luar biasa di tengah kesibukan pengembangan proyeknya.

Alat yang diciptakan Tu Bagus menggabungkan berbagai sensor canggih seperti sensor MQ-135 untuk mendeteksi kualitas udara dan MQ-2 untuk mengukur emisi asap. Selain itu, sensor DHT22 turut disematkan untuk memantau suhu dan kelembaban.

Keunikan lain dari prototype ini adalah adanya LED yang memberikan visualisasi tingkat polusi serta buzzer yang akan berbunyi jika kualitas udara mencapai level berbahaya.

Tak hanya itu, alat ini juga dilengkapi dengan fitur GPS tracking, yang memberikan informasi lokasi alat secara akurat.

“Fitur GPS ini sangat berguna, terutama di lokasi-lokasi publik seperti halte bus. Pengunjung, termasuk turis, dapat dengan mudah mengetahui nama lokasi dan jalan tempat mereka berada,” jelas Bagus.

Motivasi di balik proyek ini datang dari kepeduliannya terhadap kualitas udara perkotaan yang semakin memburuk. Bagus melihat peluang untuk memanfaatkan teknologi guna memberikan solusi nyata dalam memantau kondisi udara dan emisi, demi kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.

“Pengalaman saya di ekskul robotik sangat membantu, terutama dalam mengintegrasikan sensor dengan sistem otomatisasi. Saya belajar banyak tentang pemrograman mikrokontroler yang menjadi fondasi kuat dalam pembuatan prototype ini,” ungkapnya.

Tu Bagus juga menekankan bahwa proyek ini berbeda dengan skripsi yang lebih bersifat teoritis. Pembuatan prototype menuntut pemahaman mendalam mengenai perangkat keras serta eksperimen langsung di lapangan.

Tu Bagus berharap, alat ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas udara.

“Dengan alat ini, masyarakat bisa mengetahui kondisi udara di sekitarnya secara real-time. Industri, terutama transportasi publik, juga dapat memanfaatkan alat ini untuk memonitor emisi dan mengambil langkah-langkah dalam mengurangi dampak lingkungan,” ujarnya penuh optimisme.

Keberhasilan ini tidak hanya membuktikan kemampuan Tu Bagus dalam dunia akademik, tetapi juga komitmennya dalam memanfaatkan teknologi demi kebaikan bersama. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved