www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DBH Migas Siak Anjlok Jadi Rp36 M, Bupati Afni Minta Ini ke Pejabat Kemenkeu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Satgas OPAD Riau Perketat Pengawasan Pajak, Celah Kebocoran Pendapatan Daerah Diburu
Kamis, 03 September 2026 - 12:37:25 WIB
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi (foto/int)
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi (foto/int)

PEKANBARU — Pemprov Riau mulai memperketat langkah optimalisasi pendapatan daerah dengan memburu berbagai potensi penerimaan yang selama ini dinilai belum maksimal.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, memimpin rapat terpadu Satuan Tugas Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (OPAD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, Kamis (3/9/2026).

Rapat yang digelar di Kantor Gubernur Riau tersebut menjadi bagian dari evaluasi kinerja Satgas OPAD sekaligus upaya memetakan sumber-sumber penerimaan yang masih dapat dioptimalkan.

Syahrial mengatakan, rapat terpadu tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan tugas Satgas OPAD sekaligus mengidentifikasi potensi penerimaan daerah yang masih dapat digali.

Pertemuan itu juga menjadi persiapan menghadapi rapat koordinasi bersama para pelaku usaha dalam rangka memperkuat sinergi dan optimalisasi pajak daerah.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian dalam rapat adalah Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Pemerintah membahas sejumlah data, mulai dari kuota BBM yang diperoleh Riau hingga kebutuhan BBM di daerah.

"Kita mendapatkan informasi dan data yang cukup baik terkait PBBKB, mulai dari kuota yang diperoleh Riau sampai dengan fakta kebutuhan BBM di Riau," ujarnya.

Selain menggali potensi penerimaan, Satgas OPAD juga membahas langkah penertiban terhadap praktik pungutan maupun distribusi BBM ilegal yang berpotensi mengganggu penerimaan daerah.

Polda Riau telah melakukan tindakan terhadap praktik tersebut. Penelusuran juga dilakukan terhadap wajib pungut (Wapu) yang menjadi pemasok, termasuk menelusuri asal-usul BBM yang disalurkan.

Untuk memastikan kesesuaian data, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akan melakukan audit terhadap wajib pungut.

Audit tersebut diharapkan dapat mencocokkan data sekaligus menemukan selisih atau potensi penerimaan yang belum masuk ke kas daerah.

"BPKP akan melakukan audit terhadap Wapu, melakukan penyesuaian data, dan menemukan gap, mana yang miss yang menjadi potensi pendapatan daerah," jelasnya.

Tak hanya PBBKB, evaluasi juga menyasar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Salah satu pembahasan berkaitan dengan regulasi yang menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyusun standar operasional prosedur (SOP).

Dalam evaluasi tersebut, pemerintah menemukan masih adanya ketidakcukupan regulasi dari pemerintah pusat. Kondisi ini menjadi salah satu tantangan bagi pemerintah daerah dalam menjalankan optimalisasi penerimaan secara maksimal.

Ke depan, Forkopimda Riau akan mengumpulkan perusahaan dan para pelaku usaha dalam sebuah forum diskusi. Dalam forum tersebut akan dipaparkan kondisi sekaligus potensi pendapatan daerah yang dapat dioptimalkan di Riau.

Dunia usaha juga akan diberikan pemahaman mengenai kontribusi pajak yang semestinya masuk ke daerah serta pentingnya penerimaan tersebut bagi perputaran ekonomi Riau.

Syahrial menegaskan pemerintah tetap mengapresiasi dunia usaha yang selama ini taat memenuhi kewajiban pajaknya. Namun, pemerintah juga mempersempit ruang bagi pihak yang mencoba memanfaatkan celah untuk menghindari kewajiban.

"Bagi dunia usaha yang patuh, kami berterima kasih, tetapi bagi yang masih bermain-main dengan celah, hari ini celahnya semakin sempit," tegasnya.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Afni temui pejabat Kemenkeu pertanyakan DBH Migas Siak anjlok jadid Rp36 miliar (foto/int)DBH Migas Siak Anjlok Jadi Rp36 M, Bupati Afni Minta Ini ke Pejabat Kemenkeu
ilustrasi.BSU Rp900 Ribu Periode Oktober-Desember 2026 Cair, Cek Info Disini!
ilustrasi.Nasib Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Ditentukan MK Malam Ini
Sekda Riau, Syahrial Abdi.Pemprov Riau Siapkan Sistem Baru Pembayaran TPP, Kinerja ASN Jadi Acuan
Ratusan kasus DBD tercatat di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Waspada Pancaroba, 745 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru dan 3 Warga Meninggal
  Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru kembali turun (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Turun Lagi, 1 Gram Kini Rp2,57 Juta
Ilustrasi asap masih menyelimuti Riau (foto/int)Asap Masih Tebal di Riau, BMKG Imbau Warga Batasi Kegiatan Luar Ruangan
Pameran Honda di salah satu mal di Pekanbaru.Honda Brio RS 2026, Hatchback Sporty yang Cocok untuk Mobilitas Warga Pekanbaru
ilustrasi.Kualitas Udara Membahayakan, Pembelajaran PAUD-SMP di Pekanbaru Beralih Daring
Layanan 112 Pekanbaru dapat panggilan iseng.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Jangan Iseng! Panggilan Palsu ke 112 Pekanbaru Bisa Bahayakan Nyawa
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved