www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Bukan Cuma Sawit, Ini Sektor Krusial yang Bikin Ekonomi Riau Kuat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tak Ingin Cuma Sibuk Padamkan Api, Ini Gebrakan Baru Riau Kunci Karhutla dari Desa!
Selasa, 01 September 2026 - 19:35:32 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)

PEKANBARU - Pemprov Riau mengambil langkah konkrit untuk memutus lingkaran setan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tak lagi hanya berfokus pada pemadaman saat krisis terjadi, Pemprov Riau resmi menggeser kiblat penanganan ke arah pencegahan berbasis akar rumput yang terintegrasi penuh di tingkat desa.

Langkah taktis ini ditandai dengan rencana pengumpulan seluruh elemen garda terdepan desa dalam Rapat Koordinasi (Rakor) skala besar pada pertengahan September 2026 mendatang.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menegaskan, desa merupakan kunci utama dalam memetakan serta menekan potensi timbulnya titik api sebelum musim kemarau melanda.

Strategi ini menjadi jawaban atas arahan tegas dari Presiden agar penanganan karhutla tidak lagi bersifat reaktif semata.

"Kita tidak mau setelah api padam, kemudian semuanya selesai. Sesuai arahan dari Bapak Presiden, jelas dan tegas jangan setiap tahun kita hanya sibuk memadamkan api, tapi pencegahannya harus dibangun dari bawah," tegas SF Hariyanto, Selasa (1/9/2026).

Rakor yang dijadwalkan pada pertengahan September ini tidak hanya menjadi wadah konsolidasi formal, melainkan momen krusial untuk menyatukan persepsi para pemangku kepentingan di lapangan.

Pemprov Riau akan mempertemukan Kepala Desa, Lurah, Babinsa, hingga Kapolsek se-Provinsi Riau.

Fokus utama dari pertemuan massal tersebut meliputi komitmen bersama untuk membuka lahan tanpa cara membakar (land clearing ramah lingkungan).

Kemudian, penyusunan peta kerawanan karhutla berbasis data riil desa, serta pengawasan berkala yang terhubung langsung antar-unsur pengamanan.

SF Hariyanto menuturkan, perangkat desa berada di posisi yang sangat strategis karena berinteraksi langsung dengan warga dan memahami kondisi geografis wilayahnya secara mendalam.

Pencegahan yang berkelanjutan, menurut Pemprov Riau, memerlukan keterlibatan aktif dari warga lokal.

Selain sistem pengawasan teknis, pendekatan humanis dan edukatif kini menjadi pilar utama dalam mitigasi.

Masyarakat akan terus diimbau untuk tidak melakukan kebiasaan berisiko tinggi, seperti membuang puntung rokok sembarangan, meninggalkan api unggun menyala, atau membersihkan areal perkebunan dengan pembakaran.

"Sebab upaya mitigasi ke depan, langkah pencegahan harus diperkuat sebelum musim kemarau tiba untuk menekan potensi munculnya titik api dan pemetaan wilayah," pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: barkah/halloriau.com)Bukan Cuma Sawit, Ini Sektor Krusial yang Bikin Ekonomi Riau Kuat
BPS Riau sebut NTP pada agustus 2026 naik.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga Kebutuhan Naik, Kantong Petani Riau Tetap Tebal di Agustus 2026! Ini Buktinya
Kepala KPw BI Riau, Panji Achmad.(foto: barkah/halloriau.com)Tinggalkan Ekspor Mentah, Ini 'Senjata Rahasia' Riau Bikin Ekonomi Meroket di 2026
Harga TBS sawit mitra swadaya di Riau naik pekan ini.(ilustrasi/AI/halloriau.com)CPO Lesu Tak Bikin Buntung! Harga Sawit Mitra Swadaya Riau Tembus Rp3.884 Berkat Tuah Kernel
Harga TBS sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga TBS Sawit Plasma Riau 2-8 September 2026 Turun, Cek Rinciannya!
  Lanal Dumai bongkar jalur ilegal Malaysia-Dumai, belasan penumpang gelap ditangkap.(foto: bambang/halloriau.com)Lanal Dumai Sergap 16 WNA & PMI Ilegal dari Malaysia
Seorang nelayan di Inhil bertahan di atas pohon menghindari buaya.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Selamat dari Terkaman Buaya di Inhil, Arbain Bertahan 6 Jam di Atas Pohon
PT Inti Indosawit Subur membagikan 2.900 masker gratis kepada warga Pangkalan Kerinci, Pelalawan, di tengah menurunnya kualitas udara akibat kabut asap.Peduli Kesehatan Masyarakat, PT Inti Indosawit Bagikan Ribuan Masker di Pangkalan Kerinci
Inflasi di Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Dompet Makin Tipis! Biaya 'Glow Up' dan Harga Emas Kerek Inflasi Riau Tembus 3,27% di Agustus 2026
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Tak Ingin Cuma Sibuk Padamkan Api, Ini Gebrakan Baru Riau Kunci Karhutla dari Desa!
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved